Ratusan anak yatim dan dhuafa di Surabaya tampak sumringah menjelang waktu berbuka puasa, Minggu (8/3/2026). Mereka duduk berderet sambil memegang kantong berisi perlengkapan sekolah dan santunan Ramadan. Senyum mereka merekah ketika paket makanan mulai dibagikan dalam kegiatan BSI Berbagi.
Program sosial dari Bank Syariah Indonesia (BSI) ini menyalurkan santunan kepada 5.000 anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia. Kegiatan berlangsung serentak di sembilan wilayah operasional BSI, termasuk di Gedung BSI Region Office VIII Surabaya, tempat anak-anak berkumpul menunggu azan magrib.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, turut hadir menyapa langsung para penerima santunan di Surabaya. Selain Jawa Timur, santunan juga diberikan di berbagai kota besar seperti Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Makassar, hingga wilayah Kalimantan. Tahun ini, kegiatan dipusatkan di Aceh Tamiang, yang masih dalam masa pemulihan pascabencana, berlokasi dekat hunian sementara warga.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan dorongan bagi anak-anak agar tetap percaya pada masa depan mereka. “Pendidikan menjadi fondasi masa depan Indonesia. Kami ingin anak-anak tetap semangat belajar dan berani mengejar cita-cita,” ujarnya.
Jumlah penerima santunan tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. BSI mencatat 5.000 anak menerima bantuan, naik sekitar 20 persen dari 4.444 anak pada Ramadan tahun sebelumnya. Selain santunan, BSI juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an ke berbagai pesantren sebagai bagian dari komitmen sosialnya.
Bagi BSI, Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, melainkan juga momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kebaikan. Melalui aplikasi digital BYOND by BSI, pengguna dapat menyalurkan zakat, infak, sedekah, hingga donasi untuk anak yatim. Dalam dua pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, transaksi filantropi melalui aplikasi tersebut meningkat sekitar 14 persen. Upaya mendukung pendidikan juga berjalan lewat program BSI Scholarship yang telah memberikan lebih dari 10.000 beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Sore itu di Surabaya, azan magrib akhirnya berkumandang. Anak-anak membuka kotak makanan mereka, diiringi tawa kecil dan percakapan ringan. Ramadan, bagi mereka, terasa sedikit lebih hangat dengan uluran tangan BSI.
