Tim Rescue Penanggulangan Bencana (PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menunjukkan respons sigap dalam menangani insiden pohon tumbang di Jalan Raya Padang-Painan KM 15, Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung Nan XX, Jumat (15/5) sore. Peristiwa ini sempat melumpuhkan total arus lalu lintas yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan.

Pohon jenis Marapalam berukuran besar, dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter mencapai 65 sentimeter, tumbang melintang di badan jalan. Kejadian ini dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Padang sejak siang hari.

Respons Cepat BPBD dan Sinergi Tim Gabungan

Mendapat laporan dari warga pada pukul 17.00 WIB, personel Rescue PB BPBD Kota Padang segera bergerak menuju lokasi. Di bawah komando langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kota Padang, petugas bertindak taktis memotong material pohon menggunakan gergaji mesin (chainsaw).

Kalaksa BPBD Padang, Hendri Zulviton, menegaskan kesigapan timnya. “Begitu mendapat laporan, tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya pada Jumat sore.

Proses evakuasi ini melibatkan sinergi yang solid dari berbagai pihak. Selain personel BPBD, pihak PLN turut dikerahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan jaringan listrik di sekitar lokasi. Pembersihan material pohon juga didampingi oleh Babinsa setempat yang membantu pengamanan jalur dan mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan panjang.

Lalu Lintas Kembali Normal, Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem

Berkat kesigapan tim gabungan, evakuasi material pohon Marapalam berhasil diselesaikan dengan cepat. BPBD Kota Padang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini, sisa-sisa material pohon telah dibersihkan secara total, dan arus lalu lintas di kawasan Gates telah kembali berjalan lancar dan aman.

Menyikapi kondisi cuaca yang tidak menentu, Hendri Zulviton mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia mengingatkan agar masyarakat mewaspadai hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang. Warga juga diimbau untuk menghindari berteduh atau berada di bawah pohon yang tinggi, rimbun, atau sudah tua saat cuaca buruk.

Selain itu, masyarakat diminta menjauhi kawasan bantaran sungai karena intensitas hujan tinggi dapat memicu luapan air atau banjir secara tiba-tiba. BPBD Kota Padang menyatakan terus bersiaga 24 jam untuk mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi akibat fluktuasi cuaca di wilayah Sumatra Barat.