BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan keinginan terpentingnya setelah sukses mengantar Maung Bandung meraih gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara beruntun sejak tahun 2024. Keinginan tersebut adalah untuk segera menikmati waktu libur.
Persib Bandung memastikan diri sebagai kampiun liga kasta tertinggi di Indonesia setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5) malam. Meskipun pertandingan berjalan ketat tanpa gol tercipta, hasil tersebut cukup untuk menyegel gelar juara.
Peran Krusial Bojan Hodak dalam Sejarah Persib
Pencapaian bersejarah Persib ini tidak lepas dari sentuhan dingin Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia itu bergabung di pertengahan musim 2024, mengambil alih tim yang kala itu terpuruk di papan bawah klasemen.
Tanpa banyak merombak skuad warisan pelatih sebelumnya, Luis Milla, Hodak berhasil membawa Persib meraih gelar juara di musim pertamanya. Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang Bobotoh selama satu dekade.
Setelah mengukir hattrick juara, Hodak mengaku tidak memikirkan hal lain selain istirahat. “Hal pertama dalam benak saya ketika laga ini usai, musim yang membuat semua kelelahan. Kami sekarang ingin segera berlibur,” ujar Hodak seusai pertandingan, Sabtu (23/5) malam.
Keinginan untuk berlibur ini mencerminkan intensitas dan tekanan yang dihadapi Hodak serta seluruh awak Persib sepanjang musim yang panjang dan melelahkan.
