Asisten rumah tangga (ART) berinisial H atau Hera akhirnya muncul ke publik untuk menjalani proses hukum terkait kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Rien Wartia Trigina atau Erin Taulany. Hera mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 10.50 WIB.
Kehadiran Hera menjadi sorotan media karena ini merupakan kali pertama ia tampil setelah laporan dugaan kekerasan mencuat. Ia didampingi oleh kuasa hukum serta Nia, pemilik penyalur tenaga kerja yang sebelumnya memviralkan kasus ini. Hera terlihat lebih banyak diam saat disapa awak media.
Hera Mengaku Deg-degan
Saat ditanya awak media mengenai perasaannya, Hera hanya mengangguk pelan tanpa memberikan pernyataan lebih lanjut. “Deg-degan nggak?” tanya awak media. Gestur tersebut menunjukkan kecemasan yang ia rasakan dalam menghadapi proses hukum.
Kuasa hukum Hera kemudian mengambil alih komunikasi dengan media. Ia menegaskan bahwa kedatangan kliennya ke kantor polisi hanya untuk memenuhi panggilan klarifikasi. “Hanya klarifikasi. Intinya kami masuk dulu, nanti kita jelaskan seterang-terangnya,” ujar sang pengacara singkat.
Di sisi lain, Nia sebagai pihak yang turut mendampingi juga memberikan tanggapan terbatas. Ia memilih menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada tim kuasa hukum. “Ya, nanti kita lihat gimana, semuanya. Saya serahkan kepada pengacara,” tutur Nia singkat.
Laporan Dugaan Kekerasan dan Laporan Balik
Kasus ini sendiri mencuat setelah Hera melaporkan dugaan kekerasan fisik yang dialaminya. Laporan tersebut langsung menarik perhatian publik karena melibatkan figur yang dikenal luas, Rien Wartia Trigina, mantan istri Andre Taulany.
Tak lama berselang, pihak yang dilaporkan dikabarkan membantah tudingan tersebut. Bahkan, muncul laporan balik terkait dugaan pencemaran nama baik. Kuasa hukum Hera memastikan akan mengungkap kronologi secara rinci di waktu yang tepat.
Proses hukum pun kini menjadi penentu untuk mengungkap fakta di balik kasus yang menyita perhatian publik ini.
