Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di 27 daerah di Jawa Tengah pada Senin, 4 Mei 2026. Fenomena hujan lebat yang disertai angin kencang dan sambaran petir diprediksi masih akan terjadi, sehingga warga diimbau untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi.

Waspada Bencana Hidrometeorologi dan Banjir Rob

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Risca Maulida, menegaskan bahwa di tengah musim pancaroba dan sebagian daerah yang mulai memasuki musim kemarau, cuaca ekstrem tetap berpotensi melanda 27 wilayah di Jawa Tengah hari ini. “Awas bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut, terutama bagi warga berada di kawasan lereng perbukitan dan daerah aliran sungai,” ujar Risca pada Senin (4/5).

Bencana hidrometeorologi yang perlu diwaspadai meliputi tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung. Selain itu, ancaman banjir rob juga kembali meningkat di perairan utara Jawa Tengah.

Lessy Andari, Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, secara khusus mengingatkan, “Waspadai kembali banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah akibat air laut pasang yang kembali meningkat.” Ia menambahkan bahwa air laut pasang di perairan utara akan terus meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya pada 7-11 Mei 2026 dengan ketinggian maksimum 1 meter. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat, dan petani garam di pesisir Pantura.

Prakiraan Cuaca di Berbagai Wilayah

Pada pagi hari, cuaca di Jawa Tengah umumnya cerah berawan, dengan hujan ringan hingga sedang mengguyur kawasan Karimunjawa (Jepara). Memasuki siang, sore, hingga awal malam, hujan ringan hingga sedang berpeluang tersebar tidak merata dengan waktu yang bervariasi.

Daerah-daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem malam ini, menurut Risca Maulida, meliputi Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Bumiayu, dan Ambarawa.

Sementara itu, daerah lainnya di Jawa Tengah diperkirakan akan diguyur hujan ringan hingga sedang. Angin akan bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 18-34 derajat Celcius, dengan kelembaban udara berkisar 55-95 persen.

Kondisi Perairan

Ketinggian gelombang di perairan utara Jawa Tengah diprediksi mencapai 0,5-1,25 meter, sedangkan di perairan selatan mencapai 0,5-2,5 meter. Kondisi ini cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama saat kecepatan angin di atas 15 knot.