Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia pada Minggu, 26 April 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem ini.

Prakirawan BMKG, Selly Brilian, dalam tayangan prakiraan cuaca yang dipantau di Jakarta, Minggu, menyampaikan bahwa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku. “Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur dan Maluku,” ucap Selly.

Selain itu, Selly juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir yang diprakirakan terjadi di Palembang, Bandar Lampung, dan Banjarmasin.

Untuk intensitas hujan sedang, BMKG memprakirakan akan terjadi di wilayah Bandung, Mamuju, dan Nabire di bagian timur Indonesia. “Untuk bagian timur Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan sedang di Mamuju dan Nabire,” kata Selly.

Sejumlah kota lain juga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas serupa, meliputi Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjungpinang, Jambi, Bengkulu, sebagian besar Pulau Jawa, Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangka Raya.

Sementara itu, hujan ringan diprakirakan akan mengguyur beberapa wilayah di bagian timur Indonesia, termasuk Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, sebagian besar Pulau Sulawesi, Ambon, Sorong, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca berawan tebal berpotensi terjadi di Pangkalpinang dan Pontianak. Kondisi berawan sedang diprakirakan terjadi di Ternate dan Manokwari, sedangkan potensi udara kabur terpantau di Banda Aceh.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan secara rutin memperbarui informasi cuaca melalui laman resmi BMKG serta kanal media sosial resminya. “Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui website bmkg.go.id dan media sosial kami di @info.bmkg,” tutup Selly.