Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Timur pada Senin, 30 Maret 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir di sejumlah daerah.
Berdasarkan infografis peringatan dini yang dirilis BMKG Juanda pada pukul 08.43 WIB, potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur dipetakan dalam beberapa level. Perhatian utama tertuju pada dua kabupaten yang saat ini berstatus SIAGA.
Wilayah Berstatus SIAGA dan WASPADA
Level peringatan SIAGA, yang mengindikasikan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, berlaku di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Ngawi. Sementara itu, status WASPADA, dengan potensi hujan sedang hingga lebat, ditetapkan untuk 13 wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur. Wilayah tersebut meliputi Blitar, Gresik, Kediri, Lamongan, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Probolinggo, Sidoarjo, Tuban, Magetan, dan Ponorogo.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan karena adanya peringatan dini hujan disertai petir. Potensi ini membayangi 16 wilayah di Jawa Timur, yang mencakup Bangkalan, Blitar, Bojonegoro, Gresik, Kediri, Lamongan, Madiun, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Tuban, Magetan, dan Ngawi.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi cuaca lebih spesifik, detail, dan beresolusi tinggi hingga tingkat kelurahan atau desa, BMKG menyarankan untuk mengakses kanal informasi resmi mereka. Pembaruan cuaca dapat dipantau langsung melalui situs stamet-juanda.bmkg.go.id atau akun media sosial Instagram, X, Facebook, dan TikTok di @infobmkgjuanda.
