Bank Indonesia (BI) secara resmi membuka layanan penukaran uang pecahan baru secara terpadu di kawasan Islamic Center, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Layanan ini akan tersedia mulai tanggal 9 hingga 12 Maret 2026, guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idulfitri.
Kepala BI Perwakilan NTB, Hario Kartiko Pamungkas, dalam pernyataannya pada Sabtu (7/3), mengungkapkan bahwa selain di Islamic Center, layanan penukaran uang juga akan tersedia di 85 titik kantor bank mulai tanggal 12 Maret. “Layanan itu untuk memperluas akses masyarakat dalam memperoleh uang layak edar,” ujar Hario.
Program bertajuk Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 ini akan beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WITA. Setiap kegiatan penukaran uang dibatasi untuk 1.000 orang, memastikan proses berjalan tertib dan efisien.
Hario menjelaskan, masyarakat dapat menukarkan uang secara lebih mudah dan terpusat melalui layanan ini, yang melibatkan sejumlah perbankan milik negara maupun swasta yang beroperasi di NTB. Selain layanan terpadu, Bank Indonesia juga menyediakan opsi penukaran melalui kas keliling serta penukaran langsung di kantor-kantor perbankan.
Meskipun demikian, kuota penukaran uang pecahan baru melalui aplikasi PINTAR untuk periode Maret 2026 telah habis dipesan oleh masyarakat. “Kami melayani kebutuhan masyarakat untuk uang kecil, seperti pecahan kecil dalam kondisi baru. Kami sudah melakukannya sejak Februari sampai nanti sebelum Idul Fitri,” tambah Hario.
Pada Termin I yang berlangsung Februari 2026, layanan penukaran uang melalui kas keliling telah dilakukan sebanyak empat kali, ditambah penukaran di 85 titik kantor bank. Total nilai penukaran pada periode tersebut mencapai Rp19,91 miliar.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, BI Perwakilan NTB telah menyiapkan total Rp3,3 triliun uang tunai. Dana ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadhan dan Lebaran 2026. Hario berharap, berbagai layanan penukaran uang pecahan baru ini dapat mendukung kelancaran transaksi keuangan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.
