Bulan suci Ramadan 2026 membawa rutinitas baru yang penuh kehangatan bagi Betrand Peto Putra Onsu. Remaja yang akrab disapa Onyo ini mengaku sangat antusias mendampingi sang ayah, Ruben Onsu, dalam menjalankan ibadah puasa. Tak hanya menemani, Onyo kini mengambil peran penting sebagai “pengatur waktu sahur” di rumah.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026), Betrand menceritakan kesibukannya saat jam sahur tiba. Ia memastikan ayahnya bangun tepat waktu untuk menyantap hidangan sebelum subuh. “Puasanya (Ayah) lancar, enggak batal, juga sahurnya juga lancar. Begitu, bangunnya juga tepat waktu karena aku yang bangunin juga,” ujar Betrand kepada awak media.
Betrand menjelaskan, metode membangunkan sahur yang ia lakukan cukup santun dan jauh dari kesan mengagetkan. Meskipun sering mendapat ide unik dari pengikutnya di media sosial, ia tetap memilih cara sederhana. “Enggak (mengagetkan). Kalau aku bangunin pakai yang berisik-berisik mungkin kaget ya, tapi aku bangunin ketok dulu gitu kayak ‘sahur, sahur’,” lanjutnya. Ia bahkan sempat berkelakar ingin menaruh pengeras suara atau speaker di kamar ayahnya demi keseruan sahur berikutnya.
Kebiasaan mendukung lingkungan sekitar selama Ramadan bukan hal baru bagi pelantun lagu “Sahabat Tak Akan Pergi” ini. Sejak tinggal di Pondok Indah, Betrand kerap terlibat dalam aktivitas serupa. “Iya, aku waktu dulu di Pondok Indah, aku juga sering kayak buka puasa bareng tim, terus juga kadang bangunin mereka sahur gitu,” kenangnya.
Selain urusan sahur, momen berburu takjil juga menjadi agenda rutin bagi bapak dan anak ini. Betrand menceritakan pengalamannya ikut terjun langsung dalam fenomena “war takjil” yang tengah viral. “Kemarin pernah nyari takjil sama Ayah di Hero. Iya, motoran sama Ayah kemarin nyari takjil. Seru, pastinya seru karena buka puasa sama Ayah dan juga nemenin Ayah sahur itu seru banget,” tutur Betrand.
Mengenai selera makan, Betrand saat ini sedang menggemari Nasi Briyani. Kegemaran ini muncul karena ia sering menonton video kuliner dari luar negeri dan tertarik mencoba makan dengan cara tradisional, termasuk menggunakan tangan. “Aku suka nasi briyani. Kan emang suka kayak lihatin orang luar makan kan gitu. Jadi suka makan pakai tangan, kadang juga tergiur dengan lihat video-video mereka makan gitu. Jadi aku bilang sama Ayah ‘mau dong coba’, kiranya suka deh,” ungkapnya.
Dengan peran barunya sebagai “pengatur sahur” dan teman berburu takjil, Ramadan tahun ini menjadi momen yang spesial bagi Betrand Peto dan Ruben Onsu, sekaligus mempererat kebersamaan mereka sebagai keluarga.
