Petenis muda Amerika Serikat, Ben Shelton, berhasil menunjukkan mental juara dengan mengalahkan kompatriotnya, Taylor Fritz, dalam final Nexo Dallas Open. Kemenangan dramatis 3-6, 6-3, 7-5 ini mengantarkan Shelton meraih gelar pertamanya musim ini dan trofi ATP Tour keempatnya.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (15/2) waktu setempat atau Senin (16/2) WIB, Shelton, yang berusia 23 tahun, harus berjuang keras setelah kehilangan set pertama. Ia kemudian bangkit di set kedua dan menunjukkan ketenangan luar biasa di set penentu, bahkan menyelamatkan tiga break point krusial di gim ke-10.
Perjuangan Berat Menuju Gelar
Shelton mengakui perjalanan menuju gelar ini tidak mudah. Ia harus melewati empat pertarungan tiga set yang menegangkan sepanjang turnamen di Dallas.
“Rasanya luar biasa. Saya bersyukur kepada Tuhan, karena saya membutuhkan sesuatu yang luar biasa untuk akhirnya memenangi turnamen ini dengan semua kesulitan yang saya alami,” kata Shelton, dikutip dari ATP.
Ia juga menambahkan apresiasinya terhadap dukungan penonton dan perjuangan kerasnya di lapangan.
“Saya merasa bersyukur bisa memainkan lima pertandingan di sini dengan penonton ini. Energinya luar biasa. Saya harus berjuang sampai menit terakhir.”
Shelton mengakui kualitas permainan Fritz yang menyulitkannya.
“Fritz bermain tenis dengan sangat baik dan saya sangat kesulitan menghadapi permainannya. Saya berusaha untuk tetap kompetitif, dan akhirnya saya berhasil menang,” ujar petenis berusia 23 tahun itu.
Kemenangan ini, menurut Shelton, adalah buah dari dedikasi dan latihan.
“Saya rasa ini adalah bukti kerja keras yang telah saya dan tim saya lakukan.”
Dominasi di Set Penentu
Pertandingan sengit selama satu jam 51 menit ini juga memperpanjang rekor positif Shelton dalam menghadapi Fritz, dengan keunggulan 2-1 dalam catatan head-to-head mereka. Sejak awal tahun 2025, Shelton memiliki statistik impresif 11-4 dalam pertandingan set penentu, termasuk sembilan kemenangan setelah tertinggal satu set.
“Begitu saya memenangi satu set, saya merasa cukup percaya diri. Begitu saya mampu menemukan ritme permainan, saya mulai rileks dan menemukan level permainan saya. Saya pikir saya juga dalam kondisi prima, tingkat kebugaran saya bagus, dan itu mungkin berperan penting,” jelas Shelton mengenai strateginya.
Apresiasi dari Taylor Fritz
Meskipun harus menelan kekalahan di final, Taylor Fritz tetap menunjukkan sportivitas. Ini adalah final ke-20 bagi petenis nomor satu Amerika tersebut di level tur.
“Itu pertandingan yang gila, pertandingan yang menyenangkan untuk diikuti sampai akhir. Selamat kepada Ben dan timnya. Dia bermain hebat dan pada akhirnya, dia memainkan poin-poin penting dan momen-momen krusial dengan sangat baik,” kata Fritz saat penyerahan trofi.
Selanjutnya, Fritz akan melanjutkan perjalanannya ke turnamen ATP 250 di Delray Beach, di mana ia akan menjadi unggulan teratas.
