Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kebutuhan uang tunai Rupiah di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) akan mencapai sekitar Rp1,76 triliun selama periode Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tengah, Irfan Sukarna, menjelaskan bahwa proyeksi ini meningkat 16 persen dari kebutuhan uang tunai pada Ramadhan tahun sebelumnya. “Kebutuhan uang tunai itu diperkirakan meningkat 16 persen dibandingkan Ramadhan tahun sebelumnya,” kata Irfan Sukarna di Palu, Jumat (27/2/2026).
Peningkatan kebutuhan uang kartal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya adalah pembayaran tunjangan hari raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, serta sektor swasta. Selain itu, tradisi berbagi di bulan Ramadhan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) oleh pemerintah turut berkontribusi dalam menjaga daya beli masyarakat rentan.
Faktor musiman seperti meningkatnya aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat yang tinggi, dan potensi penambahan masa libur oleh pemerintah juga menjadi pendorong utama lonjakan kebutuhan uang tunai ini.
Guna memenuhi kebutuhan uang Rupiah di masyarakat selama Ramadhan, KPwBI Sulawesi Tengah telah menyiapkan layanan penukaran uang dengan total nilai Rp2,86 triliun. Ketersediaan ini terbagi menjadi uang pecahan besar (UPB) nominal Rp100 ribu hingga Rp50 ribu sebanyak Rp2,58 triliun, dan uang pecahan kecil (UPK) nominal Rp20 ribu ke bawah sebanyak Rp277,6 miliar.
Layanan penukaran uang Rupiah ini akan tersedia di 26 titik yang tersebar di Kota Palu, Kabupaten Tolitoli, Poso, Morowali, Banggai, hingga Pasangkayu. KPwBI melibatkan sekitar 22 perbankan dengan total 52 frekuensi layanan, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk memastikan proses penukaran uang Rupiah berjalan tertib, merata, dan transparan, BI mengoptimalkan penggunaan aplikasi PINTAR (https://pitar.bi.go.id). Irfan Sukarna memperkirakan layanan ini dapat menjangkau sekitar 2.700 penukar. Pendaftaran penukaran uang melalui aplikasi PINTAR untuk periode 2-13 Maret 2026 dapat dilakukan mulai 27 Februari 2026 pukul 09.00 Wita, baik melalui jaringan kantor bank terdaftar maupun layanan kas keliling BI.
