Sebanyak 112 rumah warga di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang banjir akibat luapan Kali Kedunggigil pada Rabu (11/2/2026). Genangan air yang mencapai 10-20 sentimeter ini dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu lama.

Kronologi dan Dampak Banjir

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Ristony Eka Putra, menjelaskan bahwa hujan lebat yang terjadi pada Selasa (10/2/2026) malam berlangsung lebih dari dua jam hingga pukul 20.00 WIB. Kondisi ini menyebabkan debit air Kali Kedunggigil meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga.

“Iya. banjir ini disebabkan hujan deras dengan intensitas cukup lama hingga membuat permukiman tergenang,” kata Ristony pada Rabu (11/2/2026).

Total 112 unit rumah yang terdampak genangan tersebar mulai dari RT 01 hingga RT 12 di Desa Bakalan. Meskipun demikian, banjir berangsur surut pada Rabu siang, menyisakan sekitar 15 unit rumah yang masih tergenang. Belasan rumah tersebut berada di RT 2, 5, 7, dan 8.

Imbauan Kewaspadaan

BPBD Bojonegoro telah menurunkan personelnya ke lokasi untuk melakukan pendataan dan memantau kondisi terkini. Ristony mengimbau pemerintah desa serta warga setempat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Potensi bencana serupa, lanjutnya, masih sangat mungkin terjadi, mengingat bulan Februari merupakan periode dengan curah hujan yang masih tinggi di wilayah Bojonegoro.