Polda Metro Jaya akhirnya mengklarifikasi penyebab luka yang dialami model dan selebgram berinisial AWS, yang sebelumnya sempat viral di media sosial karena diduga menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa luka tersebut bukan akibat tindak kejahatan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, pada Jumat (22/5), menegaskan bahwa luka pada AWS berasal dari kondisi medis, bukan serangan begal. Pernyataan ini disampaikan setelah aparat melakukan visum et repertum terhadap AWS.

Penyebab Luka Dipastikan Bisul Meletus

“Kami ulangi kembali, luka tersebut adalah bisul yang meletus. Jadi bukan karena bacokan pelaku begal. Ini harus kami sampaikan kepada publik,” kata Kombes Pol Budi Hermanto, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, kasus dugaan begal yang menimpa AWS pada Sabtu (16/5) ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pihak kepolisian kemudian memanggil AWS untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Penyelidikan Motif Unggahan Viral

Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya juga memeriksa AWS pada Kamis (21/5) untuk mendalami motif di balik unggahan viral tersebut. Penyelidikan ini bertujuan untuk mengklarifikasi kemungkinan adanya upaya tertentu di balik penyebaran informasi.

“Ini ada korelasi tadi dengan yang ditanyakan pertama. Apakah ada suatu upaya kelompok-kelompok tertentu membuat cipta kondisi dengan mengunggah, mengaku bahwa yang bersangkutan adalah bagian dari korban. Nah, itu yang ingin kita klarifikasi,” tambah Kombes Pol Budi Hermanto.

AWS terlihat keluar dari ruang Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis malam sekitar pukul 20.27 WIB. Ia mengenakan pakaian hoodie biru dan celana cokelat saat meninggalkan lokasi pemeriksaan.