Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 17 penumpang KM Lapopo Expres yang mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, pada Kamis (5/3/2026). Seluruh penumpang ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat setelah kapal mengalami gangguan teknis.

Insiden mati mesin dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.15 Wita saat KM Lapopo Expres berada di perairan Matanga, Kabupaten Banggai Laut. Laporan mengenai kejadian ini diterima oleh Koordinator Unit Siaga SAR Banggai Laut, Erdiansyah, dari keluarga korban pada Kamis (5/3) sekitar pukul 17.25 Wita.

Kronologi Penyelamatan

Menanggapi laporan tersebut, tim SAR gabungan segera melancarkan operasi pencarian dan penyelamatan. Tim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.

Pada pukul 19.45 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan posisi kapal pada jarak sekitar 2,2 kilometer dari lokasi kejadian. Erdiansyah menjelaskan, “Pada pukul 19.45 Wita Tim SAR gabungan menemukan posisi kapal pada jarak sekitar 2,2 kilometer dari lokasi kejadian. Selanjutnya seluruh korban dievakuasi menuju Pelabuhan Kaukes, Kecamatan Bokan Kepulauan.”

Setelah tiba di Pelabuhan Kaukes, seluruh penumpang yang berjumlah 17 orang, termasuk Nahkoda Mashuri, diserahkan kepada pihak keluarga. Mereka semua dilaporkan dalam kondisi sehat.

Peringatan Keselamatan Pelayaran

Erdiansyah juga mengingatkan para penyedia jasa transportasi laut untuk selalu mengedepankan standar keselamatan pelayaran. Ia menekankan pentingnya pengecekan komponen mesin dan komponen penting lainnya sebelum berlayar.

Dalam operasi ini, tim SAR gabungan melibatkan berbagai pihak, antara lain Syahbandar, BPBD, PMI, dan masyarakat setempat. “Kami melibatkan pihak Syahbandar, BPBD, PMI dan Masyarakat setempat pada pencarian korban. Setelah semua penumpang berhasil di evakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai,” tutup Erdiansyah.

Adapun para korban KM Lapopo Expres yang mengalami insiden mati mesin yakni Mashuri (Nahkoda), Laode Zaila, Seni, Iswanto, Zubaedah, Latutu, Hendrik, Rudi, Nely, Nyatuo, Mukmin, Risma, Fikri, Harsono, Budi, Undu, dan Henra.

Sumber Gambar: https://kilatnews.co/tim-sar-gabungan-evakuasi-penumpang-km-lapopo-expres-mati-mesin-di-banggai-laut