Menjelang Hari Raya Idulfitri, arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Balikpapan-Samarinda, atau yang dikenal juga sebagai Tol Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, masih terpantau landai. Hingga Selasa (17/3), belum ada lonjakan volume kendaraan yang signifikan, baik dari arah Balikpapan menuju Samarinda maupun sebaliknya.

Pantauan di lapangan menunjukkan lalu lintas di jalan tol tersebut berjalan lancar. Kendaraan yang melintas didominasi oleh mobil pribadi dengan kecepatan relatif stabil, tanpa adanya antrean atau kepadatan di titik-titik tertentu.

Kondisi Lalu Lintas Aman Terkendali

Petugas Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Polres Kutai Kartanegara memastikan bahwa kondisi arus lalu lintas sejauh ini masih dalam kategori aman dan terkendali. Salah satu petugas di Pospam Tol Samboja menyatakan, “Arus kendaraan masih normal, belum ada peningkatan yang signifikan. Baik dari Balikpapan ke Samarinda maupun sebaliknya masih lancar.”

Dalam rangka pengamanan arus mudik, petugas gabungan telah disiagakan sejak 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Mereka melakukan pemantauan intensif di sepanjang jalur tol, mulai dari kawasan Rest Area Samboja hingga Palaran, Kota Samarinda, serta ke arah sebaliknya menuju Balikpapan. Selama periode pemantauan ini, situasi lalu lintas dilaporkan tetap kondusif, dan hingga kini, tidak ada laporan kecelakaan lalu lintas di ruas tol tersebut.

“Sejauh ini masih aman, belum ada kejadian kecelakaan lalu lintas,” tambah petugas tersebut.

Puncak Arus Mudik dan Balik Diprediksi

Meskipun kondisi saat ini masih relatif sepi, kepolisian memprediksi lonjakan arus mudik akan mulai terjadi dalam beberapa hari ke depan. “Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 hingga 19 Maret, sebelum Lebaran,” jelas petugas.

Sementara itu, untuk arus balik, peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan terjadi pada 23 hingga 24 Maret 2026. Petugas mengimbau para pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta mematuhi batas kecepatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat guna menghindari kelelahan saat berkendara.