Penyanyi Ariel NOAH akhirnya buka suara terkait riders atau daftar permintaan khusus saat manggung. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap isu riders artis yang sempat memanas setelah kabar permintaan tak masuk akal dari Fajar Sadboy beredar, meski kemudian dikonfirmasi sebagai hoaks.

Dalam sebuah siniar bersama Gading Marten dan Andre Taulany, Ariel mendapat pertanyaan mengenai kerumitan riders-nya. Vokalis band NOAH itu dengan santai menepis anggapan tersebut.

“Enggak (ribet) sih kayaknya. Tergantung keadaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhannya lebih berpusat pada kenyamanan pribadi selama berada di lokasi acara, bukan permintaan mewah atau berlebihan seperti yang kerap diasumsikan.

Ruang Merokok Jadi Prioritas Utama

Salah satu prioritas Ariel adalah ketersediaan rokok dan ruang merokok. Ia mengakui bahwa permintaan ini terkadang menjadi tantangan, terutama di kota-kota yang memiliki aturan hotel tanpa kamar khusus perokok.

“Sebenarnya gini ya, ini memang enggak bagus sih sebetulnya. Rokok pertama. Sebisa mungkin smoking room. Dibilang ribet enggak ribet. Sebenarnya ada kebagian ribetnya juga pernah. Soalnya di satu kota itu peraturannya memang hotelnya tuh enggak boleh ada yang smoking room. Jadi ribet jadinya,” beber Ariel.

Fokus pada Kualitas Teknis Panggung

Selain itu, Ariel juga menyinggung kebutuhan di belakang panggung. Ia menyebut permintaan makanan dan minuman kerap berubah-ubah, namun tetap dalam kategori sederhana.

Namun, bagi Ariel, hal terpenting bukanlah konsumsi, melainkan kualitas teknis panggung, khususnya sistem suara (sound system) dan peralatan musik. Ia menekankan pentingnya memberikan kesan terbaik bagi penonton.

“Setiap manggung itu lo mesti ingat, bisa jadi di antara penonton itu pertama kali mereka lihat panggung musik. Jadi lo mesti kasih kesan yang bagus. Nah itu jadi kita mikir sound-nya mesti bagus,” pungkasnya.

Pernyataan Ariel ini sekaligus meluruskan persepsi umum bahwa riders artis selalu identik dengan permintaan yang berlebihan. Baginya, kenyamanan pribadi dan kualitas penampilan tetap menjadi prioritas utama.