BANYUWANGI – Arus balik penyeberangan pada H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah atau Selasa, 24 Maret 2026, di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, terpantau ramai lancar. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang memastikan kelancaran layanan dengan mengoptimalkan armada yang tersedia.
General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Arief Eko, menyatakan bahwa pergerakan arus balik lintas Ketapang-Gilimanuk pada Selasa sejak pukul 00.00 WIB hingga siang hari terus mengalir. “Untuk armada kapal feri yang beroperasi hingga hari ini sebanyak 33 unit, dan kami juga terus mengoptimalkan jumlah trip, termasuk pola sandar kapal dalam menjaga kelancaran layanan arus balik Lebaran,” ujar Arief di Banyuwangi.
Arief juga memaparkan data realisasi penyeberangan pada Senin (23/3/2026) atau H+2 Lebaran. Jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk mencapai 38.212 orang, naik 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 37.943 orang. Sebanyak 177 trip pelayaran telah dilakukan pada hari tersebut.
Peningkatan signifikan terlihat pada kendaraan roda dua yang menyeberang, tercatat sebanyak 6.534 unit atau naik 34,2 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 4.870 unit. Sementara itu, kendaraan roda empat sebanyak 4.290 unit, turun 12,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.927 unit.
Untuk kendaraan truk, tercatat 464 unit atau naik 30 persen. Adapun kendaraan bus mencapai 283 unit, turun 9,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 313 unit. “Jadi, total seluruh kendaraan menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk tercatat 11.571 unit, naik 10,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 10.467 unit,” kata Arief.
Secara kumulatif, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang mulai dari H-10 sampai H+2 tercatat 285.104 orang. Angka ini menunjukkan penurunan 1,5 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 289.463 orang.
“Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 63.085 unit atau naik 1,2 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 62.355 unit,” tambah Arief.
Dari pantauan di lapangan pada H+3 Lebaran, arus balik di Pelabuhan Ketapang didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor, diikuti oleh kendaraan roda empat atau mobil pribadi. ASDP memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akan terjadi pada tanggal 26 hingga 29 Maret 2026.
