Musisi Ahmad Dhani kembali menyoroti hilangnya akun Instagram pribadinya secara mendadak. Setelah berkoordinasi dengan tim siber Bareskrim Polri, pentolan Dewa 19 ini menduga ada campur tangan pihak berpengaruh yang sengaja menonaktifkan akunnya, bukan karena laporan massal netizen.

“Teman saya di Bareskrim bisa memastikan bahwa yang terjadi itu bukan mass report. Tapi ada seseorang yang punya power (kekuatan) untuk bisa meminta Instagram men-take down akun saya,” ujar Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Kemang, Selasa (5/5/2026).

Suami Mulan Jameela ini awalnya mencurigai instruksi dari pihak kementerian. Namun, dugaan itu terbantah setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara tegas menyatakan tidak pernah memerintahkan penutupan akun tersebut.

“Hanya kementerian yang punya wewenang resmi memerintahkan Instagram men-take down akun. Jadi sekarang pertanyaannya kembali ke media dan masyarakat, Siapa orang ini yang punya power melebihi kementerian untuk melakukan itu?” tegas Dhani.

Terkait motifnya, Dhani menduga ada pihak yang merasa sangat terganggu dengan konten-konten yang belakangan ia unggah di media sosial. Ia meyakini unggahannya tersebut mulai membuka tabir fakta masa lalu yang selama ini berusaha ditutupi oleh oknum tertentu.

“Konten-konten itu mengarah pada sebuah pembuktian, dan ada pihak yang tidak mau ini terbukti benar. Ada pihak yang tidak ingin hal ini terkuak,” beber pentolan Dewa 19 tersebut.

Dhani juga menyoroti adanya kejanggalan prosedur dan membandingkan pengalamannya saat aktif menjadi oposisi satu dekade silam. Ia merasa metode yang terjadi saat ini sangat tidak transparan karena tidak melalui proses kepolisian yang jelas seperti biasanya.

“Waktu saya jadi oposisi 10 tahun lalu di rezim Jokowi, tidak pernah begini. Kalau sekarang ini hilangnya kayak pembunuhan misterius,” ungkapnya.

Terlepas dari polemik tersebut, Dhani membawa kabar melegakan bahwa akun miliknya sedang dalam tahap pemulihan atau reaktivasi oleh pihak otoritas.