Gelandang anyar Persik Kediri, Adrian Luna, langsung menunjukkan performa impresifnya saat membawa tim berjuluk Macan Putih menaklukkan Bali United FC dengan skor 3-2. Laga pekan ke-19 Super League yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, pada Jumat (30/1/2026) lalu, menjadi panggung debut gemilang bagi pemain asal Uruguay tersebut.

Didatangkan pada bursa transfer paruh musim, Luna segera memberikan dampak signifikan pada permainan Persik. Ia tampil efektif di lini tengah, piawai dalam mengalirkan bola ke sektor depan, dan menghidupkan pola serangan tim. Kontribusinya tidak hanya terbatas pada pembangunan serangan.

Luna juga menunjukkan kedisiplinan tinggi dalam membantu pertahanan. Dengan kecepatan dan kemampuan membaca permainan yang baik, ia beberapa kali sukses memotong aliran bola para pemain Bali United, menjaga stabilitas lini tengah Persik.

Penampilan solid Luna semakin lengkap setelah ia mencetak gol yang turut memastikan kemenangan Persik. Tambahan tiga poin ini krusial bagi Macan Putih, mengangkat mereka dari posisi 13 ke peringkat 11 klasemen sementara Super League dengan koleksi 22 poin.

Usai pertandingan, Luna mengungkapkan kegembiraannya atas kemenangan di kandang, terutama setelah Persik menelan hasil kurang maksimal pada laga sebelumnya. “Seperti yang dikatakan pelatih, setelah kekalahan menghadapi Malut, kemenangan ini sangat penting. Kami memiliki beberapa momen bagus dalam pertandingan, dan yang terpenting adalah tim menang,” ujar Luna.

Terkait gol perdananya bersama Persik Kediri, gelandang berusia 29 tahun itu menegaskan bahwa pencapaian individu bukan menjadi prioritas utama. “Saya selalu bilang, saya tidak peduli siapa yang mencetak gol. Yang penting adalah tim menang. Kami semua memiliki tujuan yang sama,” pungkasnya.