Polda Jawa Tengah (Jateng) menggelar program mudik gratis bertajuk “Valet and Ride” yang memberangkatkan puluhan pemotor dari wilayah Jabodetabek pada Jumat (13/3/2026) sore. Para pemudik ini diangkut menggunakan bus, sementara sepeda motor mereka dibawa dengan truk, dari Brebes menuju Semarang.
Pemberangkatan perdana program ini secara resmi dilepas oleh Wakapolda Jateng, Brigjen Latif Usman, dari Halaman Dealer Nasmoco, Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Brigjen Latif Usman menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kesiapan Polda Jateng dalam menyambut arus mudik.
“Ini kesiapan dari Polda Jawa Tengah dalam rangka untuk melancarkan arus mudik sekaligus memberi kenyamaan bagi masyarakat,” ujar Latif Usman, usai melepas para pemudik.
Ia menambahkan, pada pemberangkatan perdana ini terdapat 22 pemudik. Namun, secara keseluruhan, ada 90 peserta yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti program “Valet and Ride” pada hari pertama.
Latif Usman juga menyoroti posisi Brebes sebagai “titik lelah” bagi pemudik yang datang dari Jabodetabek. Menurutnya, kondisi ini sangat rawan menyebabkan kecelakaan jika pemudik memaksakan diri melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor.
“Brebes ini merupakan wilayah Jawa tengah titik lelah , berkendara sepeda motor ini cukup rawan untuk melanjutkan perjalanan. Jarak tempuh dari Brebes ke Semarang inikan sekitar 2 jam, jadi cukup membahayakan pengendara atau pemudik,” jelasnya.
Kapolres Brebes, AKBP Lilik Ardiansyah, menyampaikan bahwa program “Valet and Ride” akan berlangsung mulai 13 hingga 19 Maret 2026. Pemberangkatan dibagi menjadi tiga kloter setiap harinya, yakni pukul 10.00 WIB, 14.00 WIB, dan 16.00 WIB.
Untuk kenyamanan pemudik yang menunggu atau sedang melakukan registrasi, Pos Terpadu Valet Ride juga menyediakan berbagai fasilitas. “Sedangkan bagi para pemudik yang sedang menunggu maupun registrasi kita siapkan juga fasilitas didalam Pos Terpadudu Valet Ride ini, diantaranya cek kesehatan gratis, area bermain anak, kursi pijat dan masih banyak fasilitas lainnya,” terang Lilik.
