Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim menegaskan pentingnya keseriusan para legislator dalam menjalankan tugas politiknya. Ia mengingatkan anggota DPR yang menjabat untuk berhati-hati menjaga konstituen, sebab “pemain cadangan” siap menggantikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Halim dalam rangkaian penutupan Safari Ramadan PKB di Jawa Timur yang diakhiri dengan konsolidasi kader serta pembagian 26.000 paket sembako. Di Kantor PKB Jatim, Surabaya, Jumat (13/3/2026), Gus Halim menekankan bahwa kursi DPR tidak bisa dilepaskan dari kontribusi calon legislatif (caleg) di bawahnya.
“Kursi-kursi yang diduduki anggota DPR itu hampir tidak ada satu pun yang kakinya empat. Ada yang tiga, berarti satu kaki urunan dari caleg-caleg di bawahnya. Ada yang kakinya dua, yang dua urunan karena caleg-calegnya bagus-bagus. Nah, itu yang kita sebut apresiasi,” ujar Gus Halim.
Ia kemudian memberikan peringatan keras kepada para legislator incumbent. “Hati-hati, pemain cadangan enggak pernah berhenti melakukan pemanasan di pinggir lapangan. Kalau pemain inti yang sekarang ada di DPR enggak hati-hati, bisa digulingkan karena tidak melakukan perawatan terhadap konstituennya,” tegasnya.
Selain konsolidasi politik, PKB juga menggelar pemberdayaan UMKM dalam acara penutupan Safari Ramadan tersebut. Puncak kegiatan ditandai dengan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai bentuk rasa syukur.
Gus Halim menambahkan, diskusi terkait sistem pemilu dan pilkada masih terus berjalan. Termasuk wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD dengan modifikasi tertentu. “Menurut saya itu juga tidak akan mengurangi nilai demokrasi, tidak akan mengurangi keberpihakan dan pemahaman kandidat kepada masyarakat,” katanya.
