Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Sekolah Legislatif pada 17-19 Mei 2026 di Kendari. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi partai dalam menghadapi agenda politik 2029, menyatukan visi, serta meningkatkan kapasitas kader dan legislator di Bumi Anoa.

Pembukaan acara berlangsung meriah, dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka. Turut hadir Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, serta Wakil Ketua DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa.

Perkuat Konsolidasi dan Strategi Politik

Ketua DPW Partai NasDem Sultra dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerwil dan Sekolah Legislatif bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut forum ini sebagai ruang konsolidasi seluruh kader untuk menyatukan langkah dan memperkuat strategi politik dalam menghadapi tantangan politik, ekonomi, dan sosial yang semakin kompleks.

“Momentum ini tentu untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan langkah dan menyusun strategi perjuangan partai dalam menjawab berbagai tantangan ke depan,” ujarnya. Ia menambahkan, Partai NasDem harus terus hadir membawa semangat perubahan dan keberpihakan kepada masyarakat, sehingga solidaritas dan komitmen seluruh kader sangat dibutuhkan.

DPW NasDem Sultra juga terus melakukan penguatan struktur hingga ke tingkat bawah serta menyusun berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kita ingin memastikan bahwa perjuangan politik yang kita lakukan benar-benar memiliki manfaat bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPW NasDem Sultra mengajak seluruh peserta Rakerwil untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang diskusi terbuka demi memperkuat semangat kebersamaan dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Sebuah pernyataan menarik juga disampaikannya saat menyinggung kehadiran Gubernur Sultra.

“Hari ini saya masih pakai baju seragam, bisa saja saya memakai baju biru suatu saat nanti,” ujarnya, yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

Peran Partai Politik dalam Demokrasi

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakerwil dan Sekolah Legislatif Partai NasDem Sultra. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kapasitas kader maupun legislator Partai NasDem di daerah.

Ia menilai partai politik memiliki peran krusial dalam kehidupan demokrasi sebagai sarana komunikasi politik, penyalur aspirasi masyarakat, hingga ruang pendidikan politik yang berorientasi pada pembangunan. “Partai politik dibangun atas kesadaran tentang pentingnya pembangunan nasional dalam mewujudkan cita-cita perjuangan kemerdekaan bangsa,” ujar Andi Sumangerukka.

Menurutnya, iklim demokrasi di Indonesia telah menciptakan suasana kondusif bagi pertumbuhan pembangunan nasional sekaligus proses kaderisasi kepemimpinan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Di hadapan para kader NasDem, Andi Sumangerukka juga menekankan pentingnya dukungan politik yang sehat demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

NasDem: Partai Modern dan Egaliter

Sementara itu, Ketua Bappilu DPP Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, menegaskan bahwa Partai NasDem merupakan partai modern yang menjunjung meritokrasi, regenerasi, dan keterbukaan. Ia menyebut NasDem terus menghadapi berbagai tantangan politik, namun tetap konsisten membangun partai dengan semangat progresif dan modern.

“NasDem adalah partai yang terbuka untuk semua golongan dan partai yang egaliter,” katanya. Prananda juga menekankan pentingnya regenerasi kader serta penempatan sumber daya manusia sesuai kapasitas dan kemampuan masing-masing. “Kita harus memiliki manajemen yang tepat. Tempatkan orang di posisi-posisi yang benar,” tegasnya.

Dalam arahannya, Prananda turut mengingatkan kader NasDem agar mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi politik yang kreatif dan positif di tengah perkembangan era digital. Ia menyebut jumlah pengguna internet di Indonesia yang terus meningkat harus dimanfaatkan kader partai untuk menyampaikan pesan-pesan politik yang edukatif dan membangun.

“Saya mengajak semua kader untuk mulai menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi dan kampanye yang kreatif dan out of the box,” ujarnya. Selain itu, ia juga mengingatkan kader agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi di ruang publik dan tidak mudah menyebarkan isu yang belum jelas kebenarannya. “Kalau belum memahami substansinya dan belum mengecek kebenarannya, lebih baik tidak ikut menyebarkan,” pesannya.

Prananda menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan dan pembangunan daerah pada akhirnya merupakan keberhasilan masyarakat itu sendiri. Karena itu, seluruh kader diminta menjaga soliditas dan terus bekerja untuk kepentingan rakyat. “Kuncinya adalah integritas, dedikasi, dan loyalitas. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin NasDem mampu menjemput kemenangan di 2029,” pungkasnya.