Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar puncak Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda pada Sabtu (16/5) malam ini. Acara ini merupakan salah satu rangkaian utama peringatan Milangkala Tatar Sunda, menghadirkan prosesi budaya yang melibatkan berbagai unsur adat, kesenian, hingga kepala daerah se-Jawa Barat.

Kirab akan dimulai dari Kiara Artha Park dan berakhir di kawasan Gedung Sate. Rute yang dilalui meliputi Jalan Jakarta, dilanjutkan ke Jalan Supratman, dan finis di Jalan Diponegoro, tepat di depan Gedung Sate.

Prosesi Meriah dengan Berbagai Atraksi Budaya

Plh. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Andri Darusman, menyatakan bahwa kirab budaya ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB. Sepanjang rute tersebut, masyarakat akan disuguhkan berbagai atraksi budaya yang melibatkan kereta kencana, pasukan berkuda, serta pertunjukan seni dari berbagai daerah.

“Prosesi kirab diperkirakan akan berlangsung meriah dengan susunan peserta yang beragam. Mulai dari pembawa janur, penari Bali dan Sunda, hingga iring-iringan kereta kencana yang membawa simbol penting seperti Mahkota Binokasih,” terang Andri.

Selain itu, Andri menambahkan, kirab juga akan diikuti oleh 13 kampung adat serta perwakilan kesenian dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Pada titik akhir kirab di Jalan Diponegoro, akan digelar prosesi penting berupa penyerahan Mahkota Binokasih oleh Gubernur Jawa Barat kepada pihak Keraton Sumedang Larang.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas di sepanjang rute. “Di antaranya adalah penyediaan water station dan pos kesehatan setiap 1 kilometer serta toilet portable bagi peserta dan penonton,” jelasnya.

Rangkaian Acara Berlanjut Malam Berikutnya

Menurut Andri, tak hanya kirab, rangkaian acara akan berlanjut pada malam berikutnya, Minggu (17/5), dengan gelaran Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda yang dimulai pukul 20.00 WIB di Parkir Barat Gedung Sate. “Acara ini akan diisi pertunjukan kolosal budaya hingga tengah malam. Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk ikut menyaksikan dengan tetap menjaga ketertiban dan kelancaran jalannya acara,” tandasnya.