BANDUNG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengimbau seluruh suporter Persib Bandung, Bobotoh, untuk menjaga ketertiban dan kondusivitas. Imbauan ini disampaikan menjelang berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/26, di mana Persib tengah berburu gelar juara hattrick.

Saat ini, tim berjuluk Maung Bandung tersebut menduduki puncak klasemen sementara dengan perolehan 72 poin. Langkah Persib menuju gelar juara semakin krusial dengan tiga pertandingan tersisa, termasuk duel klasik melawan rival abadi, Persija Jakarta.

Laga krusial kontra Persija Jakarta akan tersaji di Stadion Segiri, Samarinda. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi penentu penting bagi Maung Bandung dalam perburuan gelar musim ini. Setelah itu, Persib akan melakoni laga tandang melawan PSM Makassar pada 17 Mei, dan menutup musim dengan menjamu Persijap Jepara pada 23 Mei.

Menyikapi antusiasme tinggi Bobotoh, terutama setelah ribuan suporter menyalakan flare di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) seusai sesi latihan pada Kamis (7/5/2026), Irjen Pol Rudi Setiawan menekankan pentingnya menahan euforia berlebihan sebelum gelar juara benar-benar di tangan.

“Kita mau pawai lagi ya, amin. Mudah-mudahan itu terulang kembali. Kita senang bergembira. Jangan kita menciptakan suasana yang nggak kondusif,” ujar Rudi di Bandung, Jumat (8/5/2026).

Kapolda Jabar berharap Bobotoh dan seluruh masyarakat Jawa Barat dapat memberikan dukungan penuh untuk Persib meraih gelar juara, sembari tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Laga kandang terakhir Persib melawan Persijap Jepara, yang akan berlangsung pada akhir pekan, diprediksi akan menyedot perhatian ribuan Bobotoh.

Imbauan ini menjadi penekanan agar euforia kemenangan tidak berujung pada tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, seiring dengan semakin dekatnya Persib Bandung untuk mencetak sejarah hattrick gelar juara Liga 1.