PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) secara resmi mengerahkan 100 petugas pemeriksa dan penyembelih hewan kurban. Langkah ini diambil untuk menjamin kelayakan dan kesehatan daging kurban yang akan dikonsumsi masyarakat menjelang Iduladha 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Garut, Dyah Savitri, menyatakan bahwa pelepasan 100 petugas ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan optimal. “Petugas akan melakukan pemeriksaaan hewan kurban secara masif setiap penjuru di Kabupaten Garut dan mereka terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner hingga petugas teknis di lapangan melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan terpadu. Akan tetapi, wilayahnya tercatat ada 8 Unit Pelaksana Teknis (UPT) dengan meliputi 42 kecamatan,” ujar Dyah Savitri, Rabu (13/5/2026).

Dyah menambahkan, tim pemeriksa yang diterjunkan ke 42 kecamatan akan memastikan kelayakan daging kurban. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban dan disarankan membeli di tempat penjualan resmi yang mendapat pengawasan serta pengecekan petugas berwenang. “Kami berupaya melakukan pengawasan terpadu dan berharap kehadiran Diskanak memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah kurban. Kami berharap bisa memberikan jaminan terhadap kesehatan hewan, tata tertib higienitas pangan pasar hewan yang dihasilkan selama penyembelihan agar daging berkualitas dan sehat,” katanya.

Menurut Dyah, kondisi kesehatan hewan ternak di Kabupaten Garut saat ini terpantau terkendali, termasuk kasus penyakit mulut dan kuku (PMK). Berbagai upaya pengendalian terus dilakukan secara berkelanjutan, meliputi surveilans penyakit hewan, pemeriksaan kesehatan ternak di lapangan, vaksinasi, pengobatan, edukasi kepada peternak, serta pengawasan lalu lintas ternak masuk dan keluar wilayah Garut.

Diskanak Garut memastikan ketersediaan hewan kurban di wilayahnya tercukupi. Pasokan hewan kurban juga akan bertambah dari provinsi lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Data ketersediaan dan prediksi pemotongan hewan kurban adalah sebagai berikut:

  • Sapi: 1.077 ekor tersedia, prediksi pemotongan 7.886 ekor.
  • Kerbau: 135 ekor tersedia, prediksi pemotongan 10 ekor.
  • Domba atau Kambing: 1.900 ekor tersedia, prediksi pemotongan 22.022 ekor.

Dyah Savitri menegaskan, “Diskanak memastikan kesehatan ternak terjaga dan produktivitas peternakan masyarakat dapat berjalan optimal dengan kondisi terkendali.”