Pemerintah Kabupaten Tulungagung menerima delapan unit kendaraan truk operasional untuk menunjang program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0807 Tulungagung pada Kamis, 19 Maret 2026.
Prioritas Desa Berprogres 100 Persen
Komandan Kodim 0807 Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, menjelaskan bahwa terdapat 17 desa di wilayahnya yang telah mencapai progres 100 persen dalam pembangunan gerai KDMP. Desa-desa ini akan menjadi prioritas utama dalam penyaluran kendaraan operasional karena kesiapan fasilitas.
“Bagi desa yang sudah mencapai progres 100 persen KDMP akan didahulukan, karena mereka sudah memiliki tempat yang siap digunakan untuk operasional,” ujar Letkol Hanny Galih Satrio, Kamis (19/3/2026).
Pada tahap pertama penyaluran ini, delapan desa telah menerima truk operasional KDMP. Sementara itu, desa-desa lain yang juga telah mencapai progres 100 persen akan menerima bantuan serupa pada tahap berikutnya.
“Pada tahap pertama, PT Agrinas Pangan Nusantara telah menyalurkan delapan unit kendaraan truk operasional KDMP untuk Tulungagung,” tambahnya.
Kendaraan yang disalurkan adalah jenis truk Mitsubishi Fuso Center. Delapan desa penerima bantuan tersebut meliputi Desa Ngrance, Bono, Bangoan, Rejoagung, Joho, Karangtalun, Sanan, dan Kendal.
Aset Desa dan Peresmian Presiden
Nantinya, kendaraan operasional beserta bangunan gerai KDMP akan menjadi aset resmi desa. Namun, status kepemilikan ini masih menunggu proses serah terima resmi dari Presiden Republik Indonesia.
Rencananya, peresmian dan serah terima program KDMP secara serentak akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026 mendatang.
Pesan Bupati: Manfaatkan untuk Pemberdayaan Ekonomi
Menanggapi bantuan ini, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menekankan pentingnya pemanfaatan kendaraan operasional tersebut untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, sesuai dengan harapan Presiden.
“Semoga truk ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan benar untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat,” imbuh Bupati Gatut Sunu Wibowo.
Bupati juga memberikan peringatan keras agar kendaraan operasional KDMP tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau dipindahtangankan kepada pihak lain. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya program ini.
“Mohon masyarakat ikut mengawasi. Jika ada penyalahgunaan, segera laporkan kepada kami,” pungkasnya.
