Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, meninjau langsung dapur “Sanggani” di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Donggala pada Minggu, 15 Maret 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas makanan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Bagus Kurniawan menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan layanan pemenuhan kebutuhan dasar WBP, khususnya penyediaan makanan, terlaksana dengan baik, higienis, dan memenuhi standar gizi. “Kami ingin memastikan setiap tahapan, mulai dari penyimpanan bahan, proses memasak hingga penyajian makanan kepada warga binaan berjalan sesuai standar kebersihan dan kesehatan,” tegasnya di Palu.

Dalam inspeksinya, Kakanwil secara cermat memeriksa kebersihan area dapur, proses pengolahan makanan, hingga sistem penyimpanan bahan makanan. Ia menekankan bahwa kualitas makanan bagi WBP merupakan bagian penting dari pelayanan pemasyarakatan yang harus dijaga secara konsisten.

Menurut Bagus, penyediaan makanan bagi warga binaan bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pemenuhan hak dasar yang wajib dipastikan kualitas, kebersihan, dan kelayakannya. Ia juga memberikan sejumlah masukan terkait sirkulasi dan ventilasi udara di dalam dapur agar proses pengolahan makanan dapat berlangsung lebih optimal.

Selain itu, Bagus Kurniawan menyarankan agar Rutan Donggala menempelkan sertifikat kelayakan dapur serta informasi kandungan gizi makanan sebagai bentuk transparansi pelayanan kepada warga binaan. “Transparansi pelayanan penting untuk membangun kepercayaan sekaligus memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Ditjenpas untuk memastikan tata kelola pemasyarakatan berjalan secara optimal dan berkualitas. Pembenahan layanan, lanjutnya, harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyediaan makanan yang layak hingga pemenuhan hak-hak WBP lainnya.

“Termasuk pemberian Remisi Khusus Idul Fitri bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta memastikan layanan kunjungan keluarga pada hari raya dapat berjalan dengan baik dan tertib,” jelas Bagus.

Menanggapi peninjauan tersebut, Kepala Rutan Kelas IIB Donggala Rusli Suryadi menyatakan bahwa kunjungan Kakanwil menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar WBP. “Kami akan menindaklanjuti arahan dan masukan dari Kakanwil agar pengelolaan dapur serta penyediaan makanan bagi warga binaan semakin baik dan sesuai standar,” kata Rusli.

Rusli Suryadi juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah dalam mendorong peningkatan kualitas layanan di Rutan Donggala.