Antrean panjang sepeda motor pengemudi ojek online (ojol) terlihat mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Diponegoro, Surabaya, pada Jumat (13/3/2026). Bukan untuk mengisi bahan bakar biasa, melainkan untuk mendapatkan bantuan pengisian 2 liter Pertamax secara cuma-cuma dalam program “Jumat Berkah” yang diinisiasi oleh Komunitas Sahabat Surga dan Komunitas Tolong Menolong.
Sebanyak 105 pengemudi ojol merasakan kelegaan atas aksi solidaritas perdana dua kelompok sosial lokal ini. Inisiatif tersebut bertujuan meringankan beban harian para pejuang jalanan, terutama bagi mereka yang tetap menarik penumpang di tengah ibadah puasa.
Antusiasme Melonjak, Kuota Ditambah
Nur Ufia Prihandini, Founder Sahabat Surga, mengungkapkan bahwa antusiasme pendaftar jauh melampaui ekspektasi awal. “Target awal sebenarnya hanya 50 orang. Namun, antusiasme pendaftar melonjak drastis hingga kami memutuskan menambah kuota menjadi 105 ojol. Ini semua berkat dukungan para donatur yang bergerak spontan,” ujar Dini, sapaan akrabnya.
Dini menambahkan, pemberian bahan bakar nonsubsidi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras para mitra ojol. Selain program bahan bakar, Komunitas Sahabat Surga juga rutin menggelar “Warung Makan Berkah” di kawasan Terminal Joyoboyo setiap Selasa pekan kedua dan keempat, di mana warga bisa makan kenyang hanya dengan membayar Rp2.000.
Kisah Haru di Balik Antrean
Di tengah hiruk-pikuk antrean, terselip cerita menyentuh dari Abdul Azis, seorang pengemudi ojol penyandang disabilitas rungu. Dengan keterbatasan fisiknya, Azis tetap bersemangat mengais rezeki di jalanan. Melalui bahasa isyarat, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas bantuan Pertamax yang diterimanya.
Rasa lega serupa juga terpancar dari wajah Dhimas Dwi Putra (38), seorang bapak empat anak yang telah tujuh tahun berprofesi sebagai ojol. “Bantuan ini sangat berarti bagi dapur kami di rumah. Semoga para donatur dilancarkan rezekinya,” kata Dhimas penuh harap. Senada dengan Dhimas, Sri Sugiastatik (49), pengemudi ojol wanita, merasa program ini menjadi oase di tengah tingginya biaya operasional harian.
Gerakan Spontan dengan Harapan Berkelanjutan
Daniel Lukas Rorong dari Komunitas Tolong Menolong menjelaskan bahwa rencana aksi ini muncul secara mendadak melalui koordinasi singkat di grup WhatsApp. Ia tidak menyangka informasi yang disebarkannya mendapat respons luar biasa dari para donatur dan pengemudi ojol.
“Kami ingin memastikan tangki motor kawan-kawan ojol terisi penuh agar beban pengeluaran mereka hari ini berkurang. Harapannya, gerakan ini bisa konsisten digelar setiap bulan dengan jangkauan penerima manfaat yang lebih luas,” tutur Daniel.
Aksi yang berlangsung tertib di SPBU Pertamina 51.601.77 ini berakhir dengan para pengemudi kembali ke jalanan, membawa senyum sumringah dan tangki motor yang terisi penuh bahan bakar berkualitas.
