Pengelola Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), menyatakan kesiapannya untuk melayani arus mudik Lebaran 2026. Meski demikian, pengelola juga mengingatkan pemudik untuk tetap waspada terhadap potensi kecelakaan di ruas jalan tersebut.
Kesiapan CKJT menghadapi lonjakan kendaraan telah ditinjau langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Ia memastikan bahwa berbagai aspek telah dipersiapkan secara matang, mulai dari standar operasional prosedur (SOP), perangkat pemantauan, hingga sistem pengawasan lalu lintas melalui kamera CCTV.
“CKJT sudah sangat siap dengan SOP-nya, perlengkapannya, peralatannya, termasuk sistem CCTV yang memonitor seluruh pengguna jalan. Kami berkoordinasi untuk memastikan pengguna jalan yang melewati Tol Cisumdawu insya Allah lancar, aman, dan nyaman,” ujar Dony Ahmad Munir.
Selain itu, fasilitas pendukung di area peristirahatan (rest area) Tol Cisumdawu juga telah disiapkan. Sebagian fasilitas bahkan sudah dapat digunakan secara fungsional, meliputi musala, SPBU, toilet, serta kehadiran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melayani kebutuhan pemudik.
Direktur Utama CKJT, Agustinus, menegaskan pihaknya siap menerima para pemudik yang akan melintas. Namun, ia juga memberikan sejumlah peringatan penting terkait keselamatan berkendara.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati karena beberapa kejadian yang sering terjadi di ruas ini adalah tabrak belakang akibat kurang waspada,” jelas Agustinus.
Agustinus juga mengingatkan potensi bahaya aquaplaning saat kondisi hujan. Fenomena ini terjadi ketika kendaraan melintas di genangan air, menyebabkan ban kehilangan daya cengkeram dan kendaraan menjadi tidak stabil.
“Karena itu kami mengimbau agar pengendara memperlambat kendaraan saat hujan,” tambahnya.
Pengguna jalan juga diminta untuk berhati-hati terhadap marka jalan solid yang dapat menjadi licin saat basah. Marka tersebut memiliki lapisan glass bead yang berpotensi mengurangi traksi ban.
“Marka solid yang tidak terputus di pinggir jalan memiliki lapisan glass bead yang bisa menjadi licin saat terkena air. Kami berharap pengendara lebih berhati-hati agar tidak terjadi kendaraan selip atau melintir,” kata Agustinus.
Di sisi lain, Agustinus mengungkapkan bahwa Tol Cisumdawu menyuguhkan panorama alam Sumedang yang indah. Ia berharap jalur ini tidak hanya aman dan lancar, tetapi juga dapat memberikan pengalaman mudik yang menyenangkan.
“Kami berharap Tol Cisumdawu bisa menjadi lintasan mudik yang aman, lancar dan nyaman sekaligus memperkenalkan keindahan Kabupaten Sumedang kepada para pengguna jalan,” pungkasnya.
