Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, kembali menggelar program magang ke Malaysia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajar. Inisiatif ini menyasar guru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Palu.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Palu, Usman, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian integral dari upaya kolektif untuk memajukan kualitas pengajar di wilayah tersebut. “Program ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pengajar di Kota Palu,” kata Usman di Palu, Selasa (3/3/2026).
Program magang ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu dengan Putera Sampoerna Foundation, yang telah berjalan selama dua tahun berturut-turut. Pada tahun 2025, program serupa telah menyasar kepala sekolah dan guru, sementara pada tahun 2026 ini, fokusnya khusus bagi para guru SD dan SMP.
Usman menjelaskan, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang bagi para peserta mendapatkan pengalaman, wawasan, serta keterampilan yang lebih luas melalui magang di luar negeri. Saat ini, sejumlah guru SD dan SMP se-Kota Palu sedang mengikuti kegiatan profiling sebagai bagian dari seleksi.
Proses seleksi program ini melibatkan sejumlah tahapan penilaian yang mencakup empat kompetensi utama: kepribadian, sosial, teknologi, dan profesional. Dari seluruh peserta yang mengikuti proses profiling, sebanyak 20 guru terbaik akan dipilih untuk diberangkatkan ke Malaysia.
Program ini bukan sekadar kesempatan untuk bekerja atau belajar di negara lain, melainkan juga sarana pembelajaran yang sangat berharga. Para peserta diharapkan dapat menyerap ilmu, disiplin kerja, budaya profesional, serta inovasi yang berkembang di dunia kerja internasional.
Pemkot Palu berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak tenaga pengajar di Kota Palu yang memiliki kesempatan meningkatkan kapasitas diri, baik di dalam maupun di luar negeri. “Pengalaman tersebut tentu akan menjadi modal penting untuk kembali membangun daerah kita tercinta, Kota Palu,” tambah Usman.
Pemkot Palu berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kompetensi guru agar mampu bersaing secara global. Program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama.
Wali Kota Palu juga berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, menunjukkan semangat belajar, kedisiplinan, serta sikap profesional. Mereka diharapkan dapat menjadi duta terbaik daerah di kancah internasional dan membawa inovasi serta pengalaman baru yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing, memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kota Palu.
sumber gambar: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu 