Otoritas Meksiko secara diam-diam telah menyerahkan hampir 100 anggota sindikat kartel narkoba kepada Amerika Serikat (AS) untuk disidangkan. Penyerahan ini berlangsung sejak tahun 2025, menyusul tekanan dari Washington setelah Presiden Donald Trump secara resmi menetapkan kelompok kartel Meksiko sebagai organisasi teroris asing.
Menurut laporan New York Post pada Selasa (24/2/2026), militer Meksiko telah menyerahkan total 92 pelaku kejahatan dalam tiga gelombang sejak Februari 2025. Langkah ini merupakan respons terhadap desakan AS agar pemerintah Meksiko meningkatkan kerja sama dalam memerangi kejahatan transnasional.
Salah satu individu penting yang diserahkan ke AS adalah saudara dari Ruben Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal luas sebagai “El Mencho”. Ruben Nemesio Oseguera Cervantes merupakan pendiri dan pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (Jalisco New Generation Cartel), salah satu organisasi kriminal paling berbahaya di Meksiko.
Kementerian Pertahanan Meksiko pada Minggu (22/2/2026) mengumumkan keberhasilan operasi penangkapan terhadap “El Mencho”. Namun, pemimpin kartel tersebut dilaporkan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya saat dalam perjalanan menuju Mexico City untuk proses hukum lebih lanjut.
Operasi besar-besaran yang menargetkan “El Mencho” tersebut memicu gelombang kerusuhan di berbagai wilayah Meksiko. Insiden pembakaran mobil, blokade jalan, dan serangan terhadap aparat penegak hukum dilaporkan terjadi di belasan kota, terutama di negara bagian Jalisco, sebagai bentuk perlawanan dari jaringan narkotika tersebut.
