Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa tim negosiasi Ukraina akan melanjutkan pertemuan untuk penyelesaian konflik dengan Rusia di Amerika Serikat pada Sabtu, 21 Maret 2026. Pengumuman ini disampaikan Zelenskyy melalui platform Telegram pada Kamis, 20 Maret 2026.

“Ada jeda dalam pembicaraan, dan sekarang saatnya untuk melanjutkannya. Kami melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa negosiasi benar-benar substantif. Tim Ukraina – anggota politik dari kelompok negosiasi – sudah dalam perjalanan, dan kami mengharapkan pertemuan pada hari Sabtu ini di Amerika Serikat,” kata Zelenskyy, mengonfirmasi pergerakan delegasinya.

Sebelumnya, Kyiv dilaporkan telah menerima sinyal dari Washington mengenai potensi dimulainya kembali negosiasi untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan di Ukraina.

Latar Belakang Negosiasi

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada 15 Maret lalu sempat menyatakan bahwa negosiasi mengenai Ukraina telah ditangguhkan. Penangguhan itu, menurut Peskov, terjadi karena Amerika Serikat mengalihkan fokus perhatiannya ke isu-isu di Timur Tengah.

Namun, Peskov kemudian mengindikasikan bahwa Rusia menantikan putaran pembicaraan baru, meskipun ia menambahkan bahwa tempat dan waktu spesifik belum dapat ditentukan karena “alasan yang jelas.”

Sejak awal tahun 2026, delegasi dari Rusia dan Ukraina, dengan partisipasi Amerika Serikat, telah mengadakan tiga putaran pembicaraan. Putaran terakhir dari negosiasi tersebut berlangsung di Jenewa pada tanggal 17-18 Februari 2026.