Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti duka mendalam setelah penyanyi Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kepergian Vidi di usia 35 tahun meninggalkan kesedihan yang tak terhingga bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Prosesi pemakaman Vidi Aldiano yang digelar pada Minggu, 8 Maret 2026, menjadi momen haru bagi banyak pihak. Dalam kesempatan tersebut, keluarga dan sahabat kompak mengenakan pakaian berwarna biru, yang diketahui merupakan warna favorit almarhum semasa hidup. Pilihan busana ini menjadi bentuk penghormatan terakhir dari orang-orang terdekatnya.
Namun, penyanyi Yura Yunita, salah satu sahabat karib Vidi, mengungkapkan permohonan maafnya karena tidak mengenakan pakaian berwarna biru saat mengantar sang sahabat untuk terakhir kali. Yura terlihat mengenakan busana berwarna merah.
“Beb…. maafin aku tadi nganterin kamunya pake baju warna merah yaa, bukan pake biru warna favoritmu kamu,” tulis Yura dalam unggahan media sosialnya, mengutarakan penyesalannya.
Wanita berusia 34 tahun itu menjelaskan bahwa saat menerima kabar duka mengenai Vidi, dirinya sedang berada di Madinah. Karena situasi yang terburu-buru dan keterbatasan pakaian yang tersedia, ia hanya mengenakan apa yang ada saat itu.
“Jyujyur kemarin pas di Madinah aku dapet kabar ttg kamu, ngga kepikiran dresscodenya kamu, bener2 pake yang ada, baju yg tersisa,” ungkap Yura, menceritakan kondisi daruratnya.
Begitu mengetahui kabar duka, Yura langsung bergegas pulang ke Indonesia. Ia mengaku hanya memikirkan bagaimana caranya bisa tiba di Jakarta tepat waktu untuk melihat sahabatnya untuk terakhir kali.
“Cuma kepikiran kebut langsung ke Bandara, deg2an keburu ga yaa ketemu kamu dulu, flight 14 jam Madinah → Jakarta, landing Jkt 06.45,” kenangnya, menggambarkan perjuangan dan kekhawatirannya.
Setibanya di Jakarta, Yura bahkan tidak sempat memikirkan hal lain. Koper miliknya ditinggalkan di bandara, dan ia langsung melaju menuju kediaman Vidi untuk memberikan penghormatan terakhir.
“Koper kutinggal di bandara, langsung kebuut ke rumahmu, eh Alhamdulillah masih bisa ketemu yaaaaaaaa,” ucapnya penuh syukur.
Pertemuan terakhir dengan Vidi Aldiano menjadi sangat emosional bagi Yura Yunita. Ia mengaku tak kuasa menahan tangis saat mendengar perkataan teman-temannya bahwa Vidi seolah menunggunya.
“Kata temen2 yg bikin ku makin cry ‘tuh Vidi nungguin lo datang tuh’ Laaaah mewek maksimaaal aku, tapi lega, happy,” tulis Yura, merasakan campur aduk emosi.
Meski diselimuti kesedihan mendalam, Yura merasa bersyukur masih bisa bertemu sahabatnya untuk terakhir kali. Ia pun mengikuti seluruh prosesi pemakaman, termasuk salat jenazah dan mengantar Vidi ke liang lahat.
“Alhamdulillah keburu ketemu,, Shalat jenazahmu, nganterin kamu, berdiri tepat di depan liang lahatmu, liat proses menghadap kiblatmu, Indah beeebb… Indaaaah @vidialdiano,” tutup Yura, mengenang momen perpisahan yang indah.
Momen ini menjadi pengingat bagi publik akan kedekatan Vidi Aldiano dengan sahabat-sahabatnya, serta betapa besar cinta dan penghormatan yang diberikan orang-orang terdekatnya hingga akhir hayatnya.
