Wardatina Mawa, yang akrab disapa Mawa, telah membulatkan tekad untuk mengakhiri biduk rumah tangganya dengan Insanul Fahmi. Setelah melalui serangkaian konflik emosional, Mawa secara tegas memilih jalur perceraian demi mendapatkan ketenangan.
Mawa mengonfirmasi bahwa dirinya telah resmi mendaftarkan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi melalui Pengadilan Agama di wilayah Sumatera Utara. Langkah hukum ini diambil sebagai bentuk ketegasan atas prinsip hidup yang kini ia pegang teguh.
“Aku mohon maaf, aku nggak bisa lagi untuk ngelanjutin. Jadi, aku emang udah resmi gugat cerai ke Pengadilan Agama di Lubuk Pakam, Medan. Nah, dari situ itu udah ada registrasi,” ujar Mawa saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (3/3/2026).
Terkait upaya Insanul Fahmi yang dikabarkan ingin mempertahankan rumah tangga, Mawa mengaku tidak akan mengubah keputusannya. Baginya, proses perceraian ini merupakan jalan terbaik agar dirinya bisa mendapatkan ketenangan pikiran.
“Jadi emang udah aku resmi untuk gugat cerai. Jadi mohon maaf kalau emang dia mempertahankan, mengupayakan, kayaknya nggak bakalan ngaruh juga di aku,” lanjutnya menegaskan.
Mawa juga menyatakan akan menolak upaya mediasi yang biasanya dijadwalkan oleh pihak pengadilan di awal persidangan. Ia berharap majelis hakim dapat memproses perkaranya dengan cepat tanpa perlu berlama-lama.
“Aku juga butuh tenang, jadi yaudah, lebih cepat lebih baik insyaallah biar lebih tenang otaknya. Iya (menolak mediasi). Pokoknya dalam waktu cepat deh insyaallah,” tambahnya.
Keputusan untuk bercerai ini diakui Mawa memberikan rasa lega yang luar biasa setelah sekian lama berada dalam ketidakpastian. Ia merasa beban di pundaknya seolah terangkat setelah proses administrasi pengadilan mulai berjalan.
Saat ini, Mawa memilih untuk fokus menata kembali kehidupannya secara mandiri di masa depan. Ia memohon doa agar seluruh proses persidangan di Pengadilan Agama Lubuk Pakam dapat berjalan lancar hingga putusan resmi keluar.
sumber gambar: gesit.id 