Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono melepas tim Garuda Baru yang akan berkompetisi di ajang Street Child World Cup (SCWC) di Meksiko. Keberangkatan ini, menurut Agus, menjadi bukti nyata bahwa anak-anak dari kelompok rentan memiliki potensi besar untuk meraih prestasi jika mendapatkan pendampingan dan pembinaan yang tepat.
“Garuda Baru sudah membuktikan bahwa ketika mereka dijemput, didampingi, dibina, dan diberikan kesempatan, mereka mampu menunjukkan potensi dan meraih prestasi,” kata Agus dalam keterangan resminya saat melepas kontingen di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Kontingen ini terdiri dari anak-anak binaan yang mencakup anak jalanan, anak pekerja, serta anak-anak dari keluarga prasejahtera Desil 1-2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Mereka telah ditempa melalui sarana olahraga sepak bola jalanan (street soccer) di PPOP Ragunan, Jakarta Selatan, untuk membangun disiplin, kepercayaan diri, dan penguatan karakter demi masa depan yang lebih baik.
Agus menambahkan, kehadiran pemerintah dalam pelepasan ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap upaya pemberdayaan kelompok rentan agar tidak lagi dipandang sebelah mata. Ia berharap keikutsertaan Garuda Baru di ajang internasional tersebut dapat menjadi pemantik inspirasi bagi jutaan anak-anak lain di Indonesia untuk terus berkembang dan tetap percaya diri meskipun berada dalam keterbatasan.
Sementara itu, Ketua Pembina Trans Energy Muda, Yuni Shara, turut memberikan motivasi kepada para pemain. “Ini adalah langkah awal yang diimpikan banyak anak-anak di Indonesia. Tidak semua mendapat kesempatan seperti ini, jadi manfaatkan sebaik-baiknya dan lakukan yang terbaik,” ujar Yuni.
Street Child World Cup di Meksiko sendiri bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sebuah ruang bagi anak-anak rentan di seluruh dunia untuk menyuarakan pemenuhan hak anak dan membangun persahabatan antarnegara. Selain bertanding, tim Garuda Baru juga mengemban misi memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia melalui pertukaran budaya di sela-sela kegiatan.
Acara pelepasan kontingen ini turut dihadiri oleh Deputi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Rr. Endah Sri Rejeki, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Zuhut Panagraha, serta Direktur Utama SMESCO Indonesia Doddy Matondang.
