Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengajak seluruh ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di wilayahnya untuk aktif mendukung rencana pembangunan daerah. Dukungan ini dinilai krusial dalam upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Palu.

Pernyataan tersebut disampaikan Hadianto dalam kegiatan silaturahmi bersama para ketua RT dan RW se-Kecamatan Palu Selatan dan Ulujadi di Palu, Selasa (10/3/2026). Ia menekankan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan serta membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah kota dengan para pemimpin lingkungan.

Hadianto mengungkapkan, Pemerintah Kota Palu kini tengah mematangkan berbagai rencana pembangunan ke depan, termasuk penyusunan program untuk tahun 2027 yang proses perencanaannya sudah harus dimulai sejak saat ini. Untuk itu, ia berencana turun langsung ke kelurahan-kelurahan.

“Rencana selepas Lebaran kami akan turun ke kelurahan setiap Sabtu dan Minggu seperti sebelumnya, agar kita mendapatkan informasi yang cukup terkait titik-titik prioritas yang harus menjadi perhatian pemerintah,” ujar Hadianto.

Menurutnya, seluruh perangkat daerah juga akan melakukan silaturahmi serupa ke kelurahan guna mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai kebutuhan dan prioritas pembangunan di tengah masyarakat. Proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk melakukan cross-check terhadap aspirasi warga.

Pemerintah Kota Palu ingin memastikan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam berbagai forum pertemuan nantinya tetap sejalan atau linear dengan hasil Musrenbang serta kebutuhan riil masyarakat.

Fokus Pembangunan Kawasan Strategis dan Pasar Inpres

Dalam kesempatan yang sama, Hadianto memaparkan sejumlah program pembangunan besar yang akan menjadi fokus utama Pemerintah Kota Palu pada tahun ini dan tahun depan. Salah satu proyek prioritas yang akan segera dimulai adalah pembangunan Kawasan Silabeta.

Kawasan ini meliputi wilayah Silae, Lere, Besusu, dan Talise, yang diharapkan menjadi destinasi strategis baru bagi Kota Palu di masa mendatang.

“Insyaallah tahun ini kita sudah mulai melakukan pembangunan kawasan Silabeta. Target kita pada 2027 kawasan ini sudah harus selesai,” kata Hadianto.

Selain Kawasan Silabeta, Pemerintah Kota Palu juga menargetkan percepatan penataan Pasar Inpres sebagai proyek besar lainnya. Penataan pasar ini diharapkan dapat menjawab persoalan yang ada dan meningkatkan aktivitas ekonomi.

“Kita berharap perencanaan bisa segera dimatangkan termasuk terkait pembiayaannya, sehingga pada 2027 juga bisa menjawab persoalan Pasar Inpres,” tambahnya.

Hadianto meyakini, apabila kedua proyek besar tersebut dapat berjalan dengan baik dan sesuai perencanaan, pergerakan ekonomi di Kota Palu akan semakin meningkat signifikan. Oleh karena itu, ia kembali mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh demi tercapainya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.