Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026. Tokoh purnawirawan TNI ini wafat di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sulawesi Barat.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Ia mengaku menerima telepon dari putri almarhum pada waktu subuh. Suhardi Duka menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sosok pemimpin yang dinilainya konsisten dan selalu dekat dengan rakyat.
Perjalanan Kesehatan dan Doa Masyarakat
Menurut keterangan dari pihak keluarga, almarhum Salim S Mengga sebelumnya sempat menjalani operasi. Pada 21 Januari 2026, melalui akun media sosial pribadinya, ia sempat meminta doa agar proses operasi yang dijalaninya dapat berjalan lancar. Setelah tindakan medis tersebut, sebuah unggahan video yang menunjukkan proses pemulihan dirinya sempat beredar, disertai harapan agar ia dapat segera kembali bertugas di Mamuju.
Rekam Jejak Militer dan Politik
Salim S Mengga lahir di Pambusuang, Polewali Mandar, pada 24 September 1951. Ia memulai pengabdiannya di dunia militer, meniti karier hingga mencapai posisi strategis sebagai Wakil Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklat TNI Angkatan Darat).
Setelah purnatugas dari militer, Salim S Mengga terjun ke kancah politik. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi I, mewakili Partai Demokrat. Karier politiknya kemudian berlanjut hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
Almarhum dikenal sebagai pribadi yang tegas namun merakyat, memiliki basis kedekatan yang kuat dengan masyarakat di Sulawesi Barat. Dedikasinya dalam melayani negara dan rakyat menjadi salah satu warisan yang akan selalu dikenang.
Rencana Persemayaman
Pihak keluarga menyampaikan bahwa jenazah Salim S Mengga rencananya akan disemayamkan di kediaman putri pertama almarhum yang berlokasi di kawasan Cilandak Barat, Jakarta Selatan, sebelum prosesi pemakaman dilangsungkan. Kepergian Salim S Mengga meninggalkan jejak panjang pengabdian yang tak terlupakan, baik di lingkungan militer maupun pemerintahan daerah.
