Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) tahun 2026 pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

Wakapolres Tojo Una-Una Kompol Mulyadi menekankan pentingnya forum ini dalam meminimalisir kesalahan prosedur dan membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Ia menyebut keterlibatan masyarakat sebagai kunci evaluasi berkelanjutan.

“Kegiatan konsultasi publik ini merupakan langkah penting bagi kami untuk terus berbenah. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata bagi Polri,” ujar Kompol Mulyadi di Touna.

Forum tersebut dihadiri oleh beragam unsur, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, dan perwakilan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Melalui FKP, Polres Touna ingin memastikan seluruh unit pelayanan, seperti Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), fungsi Reserse Kriminal (Reskrim), serta Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas SIM), dapat bekerja lebih optimal, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Tujuan utama kita adalah melindungi masyarakat dari kesalahan prosedur dan memberikan kepastian pelayanan yang bersih. Kami memohon maaf jika masih terdapat kekurangan, dan melalui forum inilah kami ingin memperbaikinya bersama-sama,” tambah Mulyadi.

Pada kesempatan tersebut, para peserta FKP juga diajak meninjau langsung sejumlah ruang pelayanan di lingkungan Polres Tojo Una-Una. Seluruh masukan dan saran yang terkumpul akan menjadi bahan evaluasi internal Bagian Perencanaan (Bagren) Polres Touna untuk peningkatan mutu layanan di masa mendatang.

Diharapkan, kegiatan Forum Konsultasi Publik ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya pelayanan kepolisian yang lebih profesional, transparan, dan humanis.