Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan kesiapannya untuk mengemban posisi baru yang akan ditentukan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan Hanif di tengah isu rencana pelantikan anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

“Apapun perintah Bapak Presiden, saya rasa Bapak Presiden sudah mempertimbangkan dengan sangat baik. Tentu kami akan melaksanakan sepenuh tenaga,” kata Hanif kepada wartawan saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin.

Hanif menambahkan, dirinya belum mengetahui secara pasti posisi baru yang akan diembannya. Ia juga menepis kabar yang menyebutkan dirinya akan menjabat sebagai Wakil Menteri Koordinator Pangan (Wamenko Pangan).

Sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Di bawah kepemimpinannya, Kementerian Lingkungan Hidup memiliki target ambisius, termasuk mengakhiri praktik Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) open dumping di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Selain itu, target pengelolaan sampah nasional diharapkan mencapai 63,41 persen pada tahun ini dan 100 persen pada tahun 2029.

Selain Hanif, sejumlah tokoh lain juga terlihat hadir di Istana Negara menjelang acara pelantikan kabinet. Mereka antara lain tokoh buruh Jumhur Hidayat, Kepala Staf Kepresidenan M Qodari, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, serta mantan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding.