Seorang anak laki-laki berusia empat tahun, M. Azril Filah Busairi, dilaporkan hilang terseret arus parit saat mandi hujan bersama temannya di depan SDN 1 Selong, Jalan Pattimura RT.06 Lingkungan Seruni, Kelurahan Selong, Lombok Timur. Peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa, 24 Februari 2026. Hingga saat ini, upaya pencarian oleh pihak Polsek Selong dan Tim SAR Lombok Timur masih terus dilakukan.
Berdasarkan kronologi kejadian, Azril awalnya mendatangi rumah temannya, Putri, untuk mengajaknya bermain dan mandi hujan. Ibu Putri, Lia Andriani, sempat melarang dan memberikan ponsel agar kedua anak itu tidak keluar rumah, bahkan mengunci pintu. Namun, tanpa sepengetahuan Lia yang tertidur, Azril dan Putri berhasil keluar melalui jendela.
Sekitar pukul 08.45 Wita, Putri kembali ke rumah dan memberitahukan kepada ibunya bahwa Azril telah turun ke parit untuk bermain air dan kemudian menghilang. Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, membenarkan insiden tersebut. Mendengar kabar itu, Lia segera menghubungi Busairin, ayah korban.
Busairin bersama warga setempat langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berupaya menyusuri sepanjang parit hingga simpang empat TPU Selong. Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil.
Saat kejadian, hujan dilaporkan tidak terlalu lebat, namun kondisi air di parit cukup besar. Hal ini disebabkan oleh hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Kondisi air parit yang deras ini menimbulkan dugaan bahwa korban bisa saja hanyut hingga ke wilayah Kelayu. Cuaca yang masih hujan hingga saat ini juga menjadi salah satu hambatan dalam proses pencarian.
