Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong generasi muda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) untuk meningkatkan kemampuan dan keaktifan dalam berorganisasi. Ia menekankan pentingnya kontribusi ide-ide pembangunan di Provinsi Banten, dengan tetap berpedoman pada Al-Qur’an.
Pernyataan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri acara Ramadan Leadership Camp 1447 H yang diselenggarakan oleh ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Banten di Kota Serang, pada Rabu, 11 Maret 2026. Menurut Dimyati, generasi muda ICMI harus menjadi pribadi yang cerdas dan aktif, namun tetap dilandasi iman dan takwa.
Peran Aktif ICMI dalam Pembangunan Banten
“Pengurus ICMI ini bisa berperan aktif terhadap pembangunan yang ada di Banten,” papar Dimyati. Ia menambahkan bahwa pengurus dan anggota ICMI terdiri dari para cendekiawan dan intelektual, serta tokoh reformis dan pergerakan yang dapat memberikan manfaat baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat.
Dimyati menegaskan, “ICMI adalah orang-orang pintar yang berguna, bermanfaat, rahmatan lil ‘alamin untuk semua.”
Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Banten Eden Gunawan menjelaskan bahwa Ramadan Leadership Camp merupakan program nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia selama bulan Ramadan. Kegiatan ini diikuti oleh generasi muda ICMI yang berasal dari pelajar SMA tingkat akhir dan mahasiswa.
“Kita mendidik anak-anak, mudah-mudahan ini akan melekat di pikirannya dan terbawa nanti pada saat mereka diterjunkan di dunia kerja,” ungkap Eden.
Pentingnya Moralitas Berlandaskan Al-Qur’an
Eden menyatakan, pesan yang disampaikan Wagub Dimyati sangat relevan, khususnya mengenai pendidikan moral generasi muda. Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi perlu diimbangi dengan moralitas yang berpedoman pada Al-Qur’an.
Oleh sebab itu, Ramadan Leadership Camp diadakan untuk membangun kesadaran tersebut. “Harapannya, generasi muda ke depan memiliki kompetensi di bidang masing-masing tetapi tetap berlandaskan iman dan takwa,” paparnya.
