MAKASSAR – PT Angkasa Pura Indonesia memastikan seluruh operasional penerbangan internasional dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) Makassar tetap berjalan normal. Jaminan ini disampaikan di tengah dinamika geopolitik yang berkembang di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait rute Jeddah.
Masyarakat Sulawesi Selatan diimbau untuk tidak khawatir, sebab seluruh penerbangan rute Jeddah–Makassar hingga saat ini terpantau aman dan beroperasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Data terkini dari pihak bandara menunjukkan aktivitas penerbangan yang solid. Pada Minggu (1/3), penerbangan kedatangan rute Jeddah–Makassar yang dioperasikan oleh maskapai Lion Air sukses mendarat dengan selamat, membawa sebanyak 386 penumpang.
Arus balik menuju Tanah Suci juga berlangsung mulus. Pada Senin (2/3), penerbangan keberangkatan Makassar–Jeddah yang dilayani maskapai Flyadeal tercatat on schedule atau tepat waktu, mengangkut 79 calon jemaah dan wisatawan.
Manajemen bandara menegaskan bahwa belum ada satupun penerbangan untuk rute Timur Tengah, khususnya Jeddah, yang terdampak atau mengalami pembatalan. Hal ini menjadi kabar baik bagi para calon penumpang, baik untuk keperluan umrah, bisnis, maupun kunjungan keluarga.
Koordinasi Intensif dan Imbauan
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan maskapai, otoritas penerbangan, dan instansi terkait.
“Hingga saat ini operasional dan layanan penerbangan rute Jeddah dari dan menuju Makassar tetap berjalan normal. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa tetap terjaga,” ujar Minggus.
Lebih lanjut, Minggus mengimbau para pengguna jasa untuk tetap tenang namun waspada. “Kami mengimbau kepada calon penumpang untuk tetap memantau informasi resmi dari maskapai masing-masing serta datang lebih awal ke bandara. Langkah ini penting untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan di tengah potensi peningkatan prosedur pemeriksaan keamanan,” tambahnya.
Dengan status operasional yang normal ini, Bandara Sultan Hasanuddin kembali menunjukkan perannya sebagai gerbang utama Indonesia Timur yang tangguh dan siap melayani, apapun situasinya.
sumber gambar: Dok. Istimewa 