SIGI, SULTENG – Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menjamin ketersediaan stok beras di wilayahnya aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Idulfitri atau Lebaran 2026. Kepastian ini disampaikan Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi setelah memimpin rapat koordinasi terkait cadangan pangan daerah.
Samuel Yansen Pongi mengungkapkan, hasil pengecekan di Dinas Ketahanan Pangan menunjukkan kondisi yang positif. “Saya sudah cek ketersediaan cadangan pangan pemerintah daerah di Dinas Ketahanan Pangan dan hasilnya aman dan cukup memenuhi kebutuhan pangan masyarakat hingga Lebaran 2026,” kata Samuel Yansen Pongi kepada awak media di Sigi, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, saat ini Kabupaten Sigi memiliki cadangan beras mencapai 98 ton. Jumlah ini disiapkan sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.
Cadangan beras tersebut dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Samuel Yansen Pongi menjelaskan, cadangan ini merupakan instrumen penting untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi kekurangan pasokan, lonjakan harga, atau kondisi darurat lainnya.
Dalam pengelolaannya, Pemerintah Kabupaten Sigi melibatkan Perum Bulog Sulawesi Tengah, khususnya untuk urusan penyimpanan dan distribusi kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan penyaluran beras berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dengan adanya stok beras yang memadai ini, Samuel Yansen Pongi berharap kebutuhan pangan masyarakat Sigi dapat terus terpenuhi, serta stabilitas harga dapat terjaga dengan baik hingga Lebaran Idulfitri mendatang.
