Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menegaskan peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam upaya membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan investasi di daerah. Pernyataan ini disampaikan dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Parigi Moutong yang berlangsung di Parigi pada Rabu, 20 Januari 2026.

Menurut Abdul Sahid, kerja sama antara pemerintah daerah dan berbagai pihak, termasuk Kadin, sangat dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja, memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta mengembangkan industri berbasis komoditas lokal. “Pemerintah daerah butuh kerja sama dengan para pihak, termasuk Kadin dalam membantu menciptakan lapangan kerja, penguatan UMKM dan industri berbasis komoditas lokal,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan posisi pemerintah dan dunia usaha agar potensi lokal tidak hanya berhenti pada produksi bahan mentah. Sebaliknya, potensi tersebut harus mampu memberikan nilai tambah melalui pengolahan, inovasi, serta perluasan akses modal dan pasar.

Di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan ketidakpastian, Pemkab Parigi Moutong meminta Kadin untuk menjembatani dunia usaha dan pemerintah dalam membangun hubungan kerja sama yang solid. Abdul Sahid juga mendorong Kadin agar lebih adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan.

“Kadin juga perlu beradaptasi, berinovasi dan responsif terhadap perubahan, berperan aktif dalam mendampingi pelaku usaha lokal supaya mampu naik kelas, berdaya saing serta berorientasi pada keberlanjutan,” kata Abdul Sahid.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif. Upaya ini dilakukan melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta kebijakan yang berpihak pada pengembangan ekonomi lokal. Ia mengakui bahwa semua upaya tersebut tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan peran aktif Kadin sebagai wadah berhimpun para wirausaha.

“Kami berharap Kadin mampu membantu mewujudkan visi dan misi daerah untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Parigi Moutong, Faradiba Zaenong, menyoroti potensi pertanian daerah yang sangat memadai. Potensi ini mencakup subsektor tanaman pangan, hortikultura, dan produk agro lainnya yang dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah.

Faradiba menekankan bahwa pengolahan sumber daya pertanian harus dilakukan secara modern untuk menghasilkan kualitas yang baik dan meningkatkan nilai tambah bagi petani, pelaku UMKM, serta industri lainnya. Ia melihat peran strategis pemerintah daerah dalam membuka ruang kebijakan, sementara pelaku usaha menjadi motor penggerak bisnis.

“Pemda memiliki peran strategis dalam membuka ruang kebijakan, sedangkan pelaku usaha sebagai motor pangeran bisnis. Kalau keduanya berkolaborasi dengan baik, kami yakin Parigi Moutong tidak hanya mampu bertahan menghadapi guncangan ekonomi, tapi juga mampu meningkat dalam berbagai sektor esensial,” tutur Faradiba.

Ia menambahkan, Kadin juga memiliki peran dalam menyukseskan tema besar pembangunan daerah, yakni “membangun dari desa” atau “gerbang desa”. “Kami ikut berperan menyukseskan visi pemda dari sektor ekonomi,” pungkasnya.