Wakil Bupati Banggai, Sulawesi Tengah, Furqanuddin Masulili, menegaskan peran vital Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam memperkuat moderasi beragama dan menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di daerah tersebut. Pernyataan ini disampaikan Furqanuddin saat menghadiri pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Banggai masa khidmat 2024-2029 di Banggai, pada Sabtu (30/5/2026).

Menurut Furqanuddin, kehadiran ulama sangat dibutuhkan untuk menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat toleransi, serta merawat persatuan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran tersebut dalam membangun fondasi sosial yang kuat.

Sinergi Pemerintah dan Ulama

“Peran para ulama sangat dibutuhkan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat toleransi, serta membangun masyarakat yang damai, cerdas, dan berakhlak mulia,” ujar Furqanuddin.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan MUI sebagai mitra strategis harus terus diperkuat. Hal ini bertujuan agar program pembinaan umat dan penguatan moderasi beragama dapat berjalan secara optimal. Pembangunan daerah, lanjutnya, tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga mencakup pembangunan moral, spiritual, dan karakter masyarakat.

“Saya berharap MUI Kabupaten Banggai dapat terus menjadi penyejuk dan perekat umat, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan kehidupan beragama yang harmonis di daerah ini,” katanya.

Tantangan Akidah dan Moral Umat

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Banggai masa khidmat 2024-2029, Zainal Abidin Alihamu, mengakui bahwa persoalan umat yang menyangkut akidah dan moral masih menjadi tantangan besar bagi MUI. Ia menekankan komitmen MUI untuk terus menanamkan nilai-nilai keagamaan.

“Kami menyadari bahwa nilai-nilai keagamaan harus terus kita tanamkan, termasuk menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Zainal Abidin.

Zainal Abidin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai atas dukungan berkelanjutan terhadap program dan kerja-kerja MUI di daerah tersebut. Dukungan ini dianggap krusial dalam upaya MUI menjalankan perannya di tengah masyarakat.