Arus kendaraan yang melintasi pintu keluar Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami peningkatan signifikan pada hari kedua setelah Lebaran atau H+2 Idulfitri 2026. Peningkatan ini terpantau pada Senin, 23 Maret 2026.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Bandung, Komisaris Ega Prayudi, mengonfirmasi adanya lonjakan volume kendaraan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Hari Ini sudah ada 43 ribu kendaraan yang keluar masuk tol Cileunyi. Jumlah itu meningkat 11% dibanding tahun lalu yang berjumlah 39 ribu kendaraan,” ungkap Ega pada Senin (23/3).

Ega menambahkan, di wilayah hukum Polresta Bandung, terdapat tiga lokasi yang diidentifikasi rawan kecelakaan dan tiga lokasi rawan kemacetan. Titik rawan kecelakaan meliputi Perbatasan Bandung-Garut atau Cikaledong, Nagrog, dan Ciwidey. Sementara itu, kemacetan kerap terjadi di Cibiru, Cikaledong, dan Cileunyi.

Untuk mengantisipasi dan menekan angka kecelakaan, pihak kepolisian telah memasang spanduk imbauan agar pengguna jalan lebih berhati-hati. Selain itu, ambulans dan kendaraan derek juga disiagakan untuk penanganan cepat jika terjadi insiden. “Di lokasi rawan kecelakaan, kami menyiagakan anggota dan menyiapkan tim urai. Kami juga bersiap melakukan rekayasa lalu lintas atau memberlakukan sistem satu arah,” jelas Ega.

Polresta Bandung juga mendirikan pos keamanan dan pos terpadu yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk beristirahat selama perjalanan.

Secara terpisah, Polda Jawa Barat melaporkan bahwa berdasarkan pemantauan di lapangan, arus kendaraan di sekitar Cileunyi terpantau ramai namun tetap dalam kondisi lancar dan terkendali. Kendaraan bergerak dari arah Bandung menuju Garut atau Sumedang, dan sebaliknya.

Petugas kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, terutama pada jam-jam puncak pergerakan kendaraan. Rekayasa lalu lintas juga disiapkan secara situasional guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.

Polda Jabar mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Dengan sinergi antara petugas dan kesadaran masyarakat, diharapkan arus mudik dan liburan Idulfitri 2026 di wilayah Jawa Barat dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.