Sebuah video yang diklaim sebagai rekaman CCTV dari dalam rumah Inara Rusli dan menampilkan dirinya tengah kejar-kejaran dengan Insanul Fahmi, mendadak viral di media sosial, memicu perdebatan sengit mengenai keasliannya.
Video tersebut, yang beredar luas di platform seperti TikTok, memicu pencarian dengan beragam istilah seperti “inara kejaran bersama insanul fahmi dirumah inara” dan “insanul kejar kejaran”. Konon, rekaman itu menunjukkan momen Insanul Fahmi berada di kediaman Inara, di mana keduanya terlihat bermain kejar-kejaran di lantai atas.
Dalam video yang diunggah oleh akun-akun seperti @gemini_9000, terlihat sudut pandang kamera CCTV di lantai atas sebuah rumah. Seorang perempuan dengan pakaian longgar berwarna abu-abu dan rambut panjang hitam tampak berjalan cepat menaiki tangga, sesekali menengok ke belakang, sebelum menghilang dari pandangan kamera. Beberapa saat kemudian, seorang pria mengenakan kemeja lengan panjang warna senada, dengan kancing terbuka, terlihat berlari menaiki tangga dan mengejar ke arah yang sama.
Netizen Ragukan Keaslian Video
Meski sebagian pihak meyakini video tersebut sebagai “bukti”, arus besar komentar netizen justru meragukan narasi yang menyertainya. Banyak warganet menyebut video itu adalah konten lama yang tidak ada hubungannya dengan Inara Rusli maupun Insanul Fahmi.
“Ini bkn video inara. sblm ada kabar inara ini video udh lama muncul,” tulis salah seorang netizen. Komentar lain senada menyatakan, “gw bkn bela inara, tpi ini bkn video inara soalnya pernah lewat di akun orang lupa gw namanya.” Bahkan, ada pula yang menyebut adegan dalam video itu adalah hal biasa antara suami-istri. “ya emang bukaan, itu pasangan suami istri,” tulis seorang pengguna.
Beredar di Tengah Penyidikan Akses Ilegal CCTV
Kemunculan video viral ini terjadi beriringan dengan proses hukum terkait dugaan akses ilegal terhadap sistem CCTV di rumah Inara Rusli. Sebelumnya, sopir pribadi Inara, Agung Eko Maryanto, telah diperiksa sebagai saksi atas laporan dugaan akses ilegal tersebut.
Kuasa hukum Agung, Sukardi, menyatakan kliennya adalah orang pertama yang mendapatkan rekaman CCTV orisinal. Rekaman tersebut, yang diduga berbeda dengan video yang kini viral, didapatkan atas permintaan pihak lain di rumah, didorong oleh situasi mencurigakan. Sukardi menegaskan bahwa Agung tidak memiliki niat jahat maupun motif finansial dalam tindakannya.
Dalam perkembangan lain, Virgoun disebut telah memecat Agung untuk “melindunginya” dari keterlibatan lebih jauh secara hukum. Peredaran video anonim ini memicu pertanyaan baru, apakah ini bagian dari rekaman yang diakses sebelumnya, ataukah konten lama yang dimanfaatkan untuk memperkeruh situasi yang ada?
Hingga berita ini diturunkan pada Minggu, 8 Februari 2026, baik Inara Rusli, Insanul Fahmi, maupun perwakilan hukum mereka belum memberikan konfirmasi resmi terkait keaslian video viral tersebut.
