Sebuah video bermuatan asusila berdurasi 13 menit 17 detik yang diduga melibatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kepolisian Resor Lombok Timur kini mulai menelusuri kebenaran dan asal-usul peredaran video tersebut.

Video tersebut menyebar luas melalui aplikasi perpesanan WhatsApp dan memicu lonjakan pencarian di mesin pencari seperti Google dan Bing sejak beberapa hari terakhir. Rekaman yang diambil di dalam sebuah kamar, diduga kuat merupakan posko KKN di salah satu desa, memperlihatkan adegan tidak senonoh sepasang pria dan wanita. Latar belakang video menunjukkan ranjang dengan seprei berwarna merah bermotif bunga.

Pria dalam video tersebut diduga merupakan ketua kelompok KKN di wilayah tersebut, menambah sorotan publik terhadap insiden ini.

Kepala desa setempat, saat dikonfirmasi pada Senin (9/1/2026) lalu, membenarkan bahwa pasangan yang muncul dalam video adalah mahasiswa KKN yang pernah bertugas di desanya. Namun, ia mengaku tidak memiliki informasi mengenai lokasi dan waktu pasti pembuatan video tersebut.