Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPN Veteran Yogyakarta) secara resmi membuka tahapan seleksi calon rektor untuk periode 2026–2030. Proses ini dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan rektor periode 2022–2026 pada 26 Oktober mendatang.

Panitia pemilihan rektor kampus beridentitas Bela Negara ini mengundang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari seluruh Indonesia yang memenuhi syarat akademik, manajerial, dan administratif untuk berpartisipasi.

Proses Transparan Jaring Pemimpin Terbaik

Ketua Panitia Pemilihan Rektor, Eko Teguh Paripurno, menegaskan seluruh tahapan pemilihan akan dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Langkah ini bertujuan menjaring figur terbaik yang mampu memimpin dan membawa UPN Veteran Yogyakarta bertransformasi.

“Kami mengundang putra-putri terbaik bangsa, khususnya para akademisi yang memiliki komitmen tinggi, untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan ini, serta membawa UPN Veteran Yogyakarta bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan tetap teguh memegang nilai-nilai Bela Negara,” ujar Eko dalam keterangan resmi.

Eko menambahkan, seleksi ini tidak hanya mencari pemimpin administratif, tetapi juga sosok yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif. Perguruan tinggi negeri dituntut memperkuat kualitas akademik, inovasi riset, tata kelola, hingga jejaring internasional.

Kualifikasi Akademik dan Manajerial Calon Rektor

Berdasarkan Pengumuman Nomor 03/UN62/PPR/2026 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Rektor UPN Veteran Yogyakarta Periode 2026–2030, calon rektor wajib memenuhi sejumlah kualifikasi:

  • Memiliki kualifikasi pendidikan doktor atau S3.
  • Menduduki jabatan akademik minimal Lektor Kepala.
  • Memiliki pengalaman manajerial paling singkat dua tahun sebagai ketua jurusan, ketua lembaga di perguruan tinggi negeri, atau jabatan setara.
  • Bagi calon dari instansi pemerintah, syarat pengalaman manajerial minimal berada pada level pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon IIA.
  • Batas usia maksimal 60 tahun pada saat berakhirnya masa jabatan rektor saat ini (lahir setelah 26 Oktober 1966).

Integritas Jadi Syarat Utama

Selain kompetensi akademik dan manajerial, aspek integritas menjadi syarat utama yang ditekankan. Para calon diwajibkan memiliki rekam jejak bersih dari praktik plagiarisme, tidak pernah dipidana, bebas penyalahgunaan narkotika, tidak sedang menjalani hukuman disiplin, serta telah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Penekanan terhadap integritas ini mencerminkan tuntutan publik yang meningkat terhadap tata kelola perguruan tinggi negeri yang bersih dan profesional. Isu etika akademik dan transparansi pengelolaan kampus menjadi sorotan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Empat Tahapan Seleksi Rektor

Eko menjelaskan, proses pemilihan rektor akan berlangsung dalam empat tahapan utama:

  1. Penjaringan Bakal Calon: Dimulai sejak 26 Mei hingga 16 Juli 2026. Tahap ini mencakup sosialisasi, pendaftaran bakal calon, seleksi administrasi, masa sanggah, hingga penetapan bakal calon rektor. Pendaftaran bakal calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta sendiri dimulai pada tanggal 2 sampai dengan 17 Juni 2026.
  2. Penyaringan Calon: Berlangsung mulai 17 Juli hingga 7 Agustus 2026. Pada tahapan ini, masyarakat kampus akan mengenal profil dan rekam jejak calon melalui publikasi resmi universitas. Agenda pentingnya adalah penyampaian visi, misi, dan program kerja calon rektor dalam Sidang Terbuka Senat Universitas pada 3 Agustus 2026. Setelah itu, Senat Universitas akan menetapkan tiga nama calon terbaik untuk disampaikan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
  3. Pemilihan: Dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 melalui sidang tertutup senat universitas bersama pihak kementerian.
  4. Penetapan dan Pelantikan: Rektor terpilih nantinya akan ditetapkan dan dilantik pada Oktober 2026.

Mekanisme pendaftaran dilakukan melalui pengiriman dokumen digital dan berkas fisik ke Sekretariat Panitia Pemilihan Rektor di Gedung Rektorat UPN Veteran Yogyakarta.

Eko berharap proses seleksi berjalan lancar dan mampu menghasilkan pemimpin yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki visi strategis membawa UPN Veteran Yogyakarta menjadi perguruan tinggi yang semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.