Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) meluncurkan inisiatif unik bertajuk “Tiketmu Berdampak”, sebuah program yang memungkinkan calon mahasiswa menukarkan bekas tiket perjalanan mudik Lebaran dengan potongan biaya pendidikan hingga 50 persen. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat pasca-perayaan Idul Fitri.
Rektor UMSURA, Mundakir, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan respons kampus terhadap lonjakan pengeluaran rumah tangga selama masa mudik. Menurutnya, subsidi biaya pendaftaran menjadi solusi konkret untuk menjaga akses pendidikan tetap terbuka lebar bagi masyarakat.
“Kami membuka peluang bagi masyarakat, terutama warga Jawa Timur yang baru saja pulang kampung, untuk menukarkan tiket mudik mereka dengan diskon dana pendidikan sebesar 50 persen saat mendaftar di UMSURA,” ujar Mundakir usai buka puasa bersama di Surabaya, Minggu (15/3/2026).
Untuk memanfaatkan potongan harga ini, calon mahasiswa hanya perlu menunjukkan bukti tiket mudik asli dengan tanggal keberangkatan antara 13 April hingga 23 April. Mundakir menegaskan bahwa meskipun masa berlaku tiket dalam rentang tersebut, periode pendaftaran UMSURA dan klaim diskon dibuka lebih lama.
“Proses penukarannya kami layani sampai tanggal 31 April. Jadi, tiket yang digunakan untuk pulang kampung kemarin jangan langsung dibuang,” tambahnya.
Program “Tiketmu Berdampak” ini berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia yang berminat melanjutkan studi di UMSURA. Mundakir berharap lulusan SMA sederajat tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini, mengingat kuota yang disediakan terbatas untuk periode pendaftaran tertentu.
“Ini bentuk nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat. Silakan adik-adik manfaatkan momen ini sebaik mungkin untuk mendapatkan keringanan biaya masuk,” pungkasnya.
Hadirnya program inovatif ini diharapkan mampu mendongkrak angka partisipasi kuliah di wilayah Jawa Timur, sekaligus membuktikan bahwa biaya masuk universitas tidak selalu harus menjadi beban berat bagi keluarga setelah masa libur panjang.
